Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp 52,57 miliar menurut laporan LHKPN di elhkpn.kpk.go.id per 18 Januari 2022. Kekayaan perwira tinggi Polri ini didominasi oleh investasi properti bernilai miliaran rupiah.
Rincian Kekayaan Budi Hermanto
Portofolio properti Budi Hermanto mencakup tiga bidang tanah dan bangunan senilai Rp 33,9 miliar yang berlokasi strategis di Samarinda, Jambi, dan Jakarta Selatan. Aset properti ini menjadi komponen terbesar dalam kekayaannya.
Untuk transportasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya ini memiliki koleksi empat kendaraan bermotor senilai total Rp 2,36 miliar, termasuk mobil mewah Mercedes-Benz C200 tahun 2019 dan Toyota Alphard tahun 2020, serta Toyota Innova 2018 dan motor Ducati Scrambler 2016.
Komposisi kekayaan lainnya meliputi harta bergerak senilai Rp150 juta, kas dan setara kas Rp860 juta, serta harta lain-lain senilai Rp18,8 miliar. Setelah dikurangi utang sebesar Rp3,5 miliar, total kekayaan bersih Budi Hermanto tetap mencapai Rp52,57 miliar.
Profil dan Perjalanan Karier Polisi Berprestasi
Budi Hermanto yang lahir di Pekanbaru, Riau pada 10 November 1976 merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000. Karirnya di kepolisian ditandai dengan penugasan di berbagai posisi strategis.
Riwayat jabatan Budi Hermanto termasuk Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kapolres Batu (2017), dan Kapolres Blitar (2019). Pada 2020, ia dipercaya sebagai Wadirreskrimsus Polda Kalimantan Selatan sebelum menjabat Kapolresta Malang Kota tahun 2021.
Nama Budi Hermanto semakin dikenal publik saat menjabat Kapolresta Malang Kota selama tragedi Kanjuruhan tahun 2022 yang menewaskan 135 orang. Karirnya terus menanjak dengan penunjukan sebagai Dirreskrimsus Polda Jawa Timur tahun 2024 sebelum akhirnya menduduki posisi Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Di tengah sorotan publik terhadap kasus-kasus nasional, profil Kombes Pol Budi Hermanto sebagai perwira tinggi Polri dengan kekayaan Rp52,57 miliar dan rekam jejak karir yang impresif terus menjadi perhatian masyarakat.
Artikel Terkait
Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD Kenang Peran Kunci dalam Reformasi Konstitusi 1998
Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Piala Asia untuk Pertama Kali, Kalah Dramatis dari Iran Lewat Adu Penalti
Timnas Futsal Indonesia Tumbang dari Iran di Final AFC Asian Cup Lewat Drama Adu Penalti
Panglima TNI Rotasi 99 Perwira, Mayjen Benyamin Ditunjuk Jadi Jampidmil