BMKG Waspadai Bibit Siklon Tropis 94W yang Mengancam Indonesia Timur

- Rabu, 04 Februari 2026 | 10:36 WIB
BMKG Waspadai Bibit Siklon Tropis 94W yang Mengancam Indonesia Timur

Cuaca di Indonesia bagian timur patut diwaspadai. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini mengeluarkan peringatan dini terkait Bibit Siklon Tropis 94W. Bibit yang terpantau sejak 2 Februari lalu ini dinilai punya potensi tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis penuh.

Menurut keterangan resmi BMKG pada Rabu (4/2), posisi bibit badai itu saat ini berada di Samudera Pasifik, tepatnya di sebelah utara Papua. Perkiraannya, dalam 24 jam ke depan, sistem tekanan rendah ini akan bergerak ke arah barat. Peluangnya untuk menguat jadi siklon tropis digolongkan Tinggi.

“Saat ini, posisi bibit tersebut berada di Samudera Pasifik utara Papua. Bibit Siklon Tropis 94W memiliki peluang Tinggi untuk menjadi siklon tropis dan diprakirakan bergerak ke arah barat dalam periode 24 jam ke depan,” kata BMKG.

Karena berada dalam wilayah pantauan TCWC Jakarta, dampaknya akan terasa di beberapa wilayah Indonesia. Hingga Kamis pagi nanti, diperkirakan ada hujan dengan intensitas sedang di Maluku Utara. Yang lebih perlu diperhatikan adalah kondisi laut.

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Sangihe dan Samudera Pasifik utara Papua Barat hingga Papua. Sementara itu, wilayah seperti Kepulauan Talaud dan Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya harus bersiap menghadapi ombak yang lebih ganas, berkisar 2,5 sampai 4 meter.

“Masyarakat pesisir, nelayan, dan operator pelayaran di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan kondisi perairan yang berbahaya,” imbau BMKG.

Nah, selain 94W, ternyata ada satu lagi bibit siklon yang dipantau. Namanya Bibit Siklon Tropis 98P.

Bibit yang satu ini sudah terpantau lebih dulu, sejak 29 Januari lalu. Posisinya kini ada di sekitar daratan utara Australia. Meski demikian, peluangnya untuk tumbuh menjadi siklon tropis dinilai Rendah. Perkiraan pergerakannya sama, ke arah barat dalam 24 jam ke depan.

“Saat ini, posisi bibit tersebut berada di sekitar daratan utara Australia. Bibit Siklon Tropis 98P memiliki peluang Rendah untuk menjadi siklon tropis dan diprakirakan bergerak ke arah barat dalam periode 24 jam ke depan,” kata BMKG.

Dampaknya? Wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku bagian barat daya, dan Kepulauan Tanimbar kemungkinan akan diguyur hujan sedang dan diterpa angin kencang. Untuk aktivitas di laut, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi melanda sejumlah perairan. Mulai dari Laut Sawu, perairan sekitar Kepulauan Leti hingga Sermata, Babar hingga Tanimbar, Kai hingga Aru, sampai ke Samudera Hindia selatan NTT dan Laut Arafuru.

Intinya, bagi yang punya rencana melaut atau tinggal di pesisir wilayah-wilayah tersebut, tetap pantau informasi terbaru dari BMKG. Cuaca sedang tidak bersahabat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar