Anak-Anak Palestina di Gaza Kembali Bersekolah Saat Gencatan Senjata
Sebuah harapan baru muncul bagi anak-anak di Kota Gaza. Setelah berbulan-bulan konflik, mereka akhirnya dapat kembali ke bangku sekolah. Pembukaan kembali sekolah ini terjadi seiring dengan berlakunya perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Momen kembali ke sekolah ini disambut dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi, ada kebahagiaan karena bisa belajar dan bertemu teman kembali. Namun, di sisi lain, bayangan trauma dan duka masih sangat membebani. Data yang mengejutkan menyebutkan bahwa setidaknya 20.000 anak Palestina telah kehilangan nyawa dalam perang Israel di Gaza, sebuah angka yang sangat memilukan.
Kehidupan terus berjalan di tengah segala keterbatasan dan kepedihan. Kembalinya anak-anak ke sekolah menjadi simbol ketahanan dan tekad untuk terus maju, meskipun situasi yang mereka hadapi masih sangat tidak menentu.
Palestinian children in Gaza City are returning to schools reopened during the ceasefire agreement between Israel and Hamas. At least 20,000 Palestinian children have been killed in Israel’s war on Gaza. pic.twitter.com/9jV2hghikl
— Al Jazeera English (@AJEnglish) November 4, 2025
Artikel Terkait
Menteri Pertanian Puji Kualitas Bibit Kelapa dan Kakao di Konawe Selatan, Targetkan 3 Juta Lapangan Kerja Baru
Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18.096 per Dolar AS, Daya Beli di Dalam Negeri Tak Sebanding dengan Beban Utang Luar Negeri
BI dan Pemerintah Perkuat Koordinasi Fiskal-Moneter untuk Stabilkan Rupiah di Tengah Tekanan Dolar AS
DPR Pimpin Rapat Koordinasi Fiskal-Moneter dengan Pemerintah dan BI untuk Evaluasi Ekonomi Nasional