Longsor Bandung Barat Lumpuh Lalu Lintas 6 Jam, Tebing 40 Meter Runtuh

- Selasa, 04 November 2025 | 00:45 WIB
Longsor Bandung Barat Lumpuh Lalu Lintas 6 Jam, Tebing 40 Meter Runtuh

Longsor Bandung Barat: Tebing 40 Meter Runtuh, Lalu Lintas Lumpuh 6 Jam

Hujan deras yang melanda Kabupaten Bandung Barat sejak Minggu malam memicu bencana tanah longsor di kawasan Pasir Langu, Cisarua. Peristiwa ini terjadi pada Senin pagi, di mana sebuah tebing dengan ketinggian sekitar 40 meter ambruk dan menutup total jalan utama penghubung Cikalong Wetan dan Lembang.

Akibat longsor di Bandung Barat ini, arus lalu lintas dua arah terputus dan mengalami kelumpuhan selama lebih dari enam jam. Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, aktivitas warga setempat sempat terganggu. Banyak dari mereka terpaksa berjalan kaki melewati timbunan material tanah untuk dapat melanjutkan perjalanan.

Petugas dari BPBD Kabupaten Bandung Barat langsung bergerak cepat. Mereka bersama warga dan didukung satu unit truk pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi longsor. Proses pembersihan material longsor dilakukan dengan memanfaatkan alat semprot air untuk membersihkan jalan yang tertutup.

Kepala Desa Cipada, Ujang Dahlia, menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah segera menurunkan alat berat. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat proses penanganan material longsor yang tidak hanya menutup akses jalan utama, tetapi juga saluran air.

“Kami berharap Pak Bupati bisa segera mendatangkan alat berat. Saat ini jalan tertutup seluruhnya dan saluran air juga tersumbat. Jika hujan turun lagi, dikhawatirkan air akan meluap ke jalan dan memperparah kerusakan yang ada,” ujar Ujang di lokasi kejadian.

Bencana longsor di Bandung Barat tidak hanya terjadi di Pasir Langu. Laporan juga menyebutkan kejadian serupa terjadi di beberapa titik lain di Kecamatan Cisarua, termasuk kawasan Tugu Mukti. Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, petugas terus berjaga dan bersiaga untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.

Pemerintah daerah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan atau dekat lereng tebing, untuk tetap waspada. Prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, meningkatkan risiko bencana tanah longsor.

Komentar