Kiyo menyoroti langkah Budi Arie yang memproklamirkan diri mendukung Partai Gerindra. Menurutnya, keputusan ini menunjukkan rendahnya loyalitas Budi Arie terhadap Jokowi.
"Saya mendapat informasi bahwa Anda sedang diuji loyalitasmu terhadap Pak Jokowi. Tapi tanpa pikir panjang, Anda langsung mengiyakan masuk Gerindra. Ternyata receh sekali," kata Kiyo.
Ia juga menyoroti pencopotan Budi Arie dari jabatan Menteri Koperasi sebagai bagian dari ujian politik yang tidak disadari mantan menteri tersebut.
Pertanyaan Harga Diri Jokowi
Kiyo mempertanyakan harga diri Jokowi dalam peristiwa Kongres Projo. "Anda mengundang Pak Jokowi ke Kongres, lalu di depan beliau Anda katakan Projo bukan Pro Jokowi dan akan ganti logo. Bagaimana harga diri Pak Jokowi di situ?" tambahnya.
Menutup pernyataannya, Kiyo menyebut perilaku Budi Arie mencerminkan sikap "pemburu kekuasaan" yang melupakan sosok Jokowi setelah tidak lagi mendapatkan keuntungan politik.
Artikel Terkait
Pengeroyokan Guru di Jambi: Alarm Keras bagi Nalar dan Peradaban
Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran di Dekat Kapal Induk, Ketegangan Laut Arab Kembali Meningkat
Bahasa Isyarat: Ketika Diam Bicara dan Gerakan Menyair
Indonesia Siap Bangun Kampung Haji Eksklusif di Dekat Masjidil Haram