Polisi Ringkas 3 Pelaku Pembacokan Remaja di Sawangan Depok
Polisi berhasil menangkap tiga pelaku pembacokan terhadap dua remaja di kawasan Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok. Penangkapan ini merupakan pengembangan kasus tawuran antar-geng yang terjadi pada Jumat (31/10) malam.
Pengungkapan Kasus Kurang dari 1x24 Jam
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku berhasil diamankan di rumah mereka masing-masing dalam waktu kurang dari 24 jam. "Hanya dalam waktu kurang dari 1x24 jam, tiga orang pelaku berhasil diamankan," tegas Budi kepada wartawan, Senin (3/11).
Peran dan Barang Bukti Tersangka
Ketiga pelaku memiliki peran yang berbeda dalam aksi tawuran di Depok ini. FJ bertindak sebagai pelaku pembacokan, TA berperan sebagai joki, dan IB sebagai penyedia senjata tajam. Polisi berhasil menyita barang bukti berupa 1 bilah gobang dan 2 bilah celurit yang digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.
Proses Hukum dan Komitmen Polisi
Ketiga remaja tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Bojongsari untuk proses hukum lebih lanjut. Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari menegaskan komitmen pihaknya untuk mengoptimalkan patroli malam dan pengawasan di titik-titik rawan tawuran. "Polsek Bojongsari berkomitmen untuk terus hadir menjaga keamanan masyarakat serta menekan aksi tawuran di kalangan pelajar," kata Fauzan.
Kronologi Pembacokan di Pasir Putih Sawangan
Kronologi kejadian bermula ketika korban bersama sembilan rekannya berkumpul di daerah Pasir Putih untuk melaksanakan tawuran. Perjanjian tawuran ini dilakukan melalui akun Instagram. Kedua korban yang kalah jumlah kemudian berusaha melarikan diri, namun dikejar dan dibacok dari belakang menggunakan celurit hingga jatuh dari motor.
Kondisi Korban Tawuran Depok
Kedua korban, berinisial J dan DF, mengalami luka bacok serius. J mengalami luka di bagian punggung sebelah kiri, sementara DF mengalami luka bacok di wajah. Kedua korban saat ini masih dirawat di RSUD Kota Depok dan kondisi mereka stabil. Polisi menegaskan bahwa tidak benar ada korban tewas dalam insiden tawuran ini.
Dengan pengungkapan cepat kasus tawuran dan pembacokan di Depok ini, polisi berharap dapat menciptakan efek jera bagi pelaku dan menjadi peringatan bagi remaja lainnya untuk tidak terlibat dalam aksi kekerasan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Gelar Forum Dialog Bahas Arah Politik Luar Negeri
5 Februari dalam Catatan: Apollo 14 Mendarat di Bulan hingga Pemberontakan Kapal Belanda
Adies Kadir Segera Dilantik sebagai Hakim MK di Hadapan Presiden Prabowo
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka