PKS Dukung Prabowo Subianto: Dukungan Penuh dan Sikap Kritis untuk Indonesia Maju

- Senin, 03 November 2025 | 02:06 WIB
PKS Dukung Prabowo Subianto: Dukungan Penuh dan Sikap Kritis untuk Indonesia Maju

PKS Tegaskan Dukungan Penuh untuk Prabowo Subianto demi Kemajuan Indonesia

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf secara resmi menegaskan komitmen dukungan partainya kepada Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Bimteknas di Jakarta, menekankan bahwa dukungan tersebut diberikan demi kepentingan bangsa Indonesia yang lebih luas.

Komitmen PKS untuk Indonesia Maju

Almuzzammil Yusuf menjelaskan bahwa PKS belajar menjadi negarawan dengan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, keluarga, partai, bahkan elektoral. Kebahagiaan partai, menurutnya, terletak pada kemajuan dan perkembangan bangsa Indonesia.

PKS menyatakan akan terus mendoakan keberhasilan kepemimpinan Prabowo Subianto, karena keberhasilan tersebut berarti kebahagiaan bagi 280 juta rakyat Indonesia. Visi ini yang akan diperjuangkan PKS dalam berbagai posisi strategis.

Dukungan Disertai Sikap Kritis Konstruktif

Meski memberikan dukungan penuh, PKS tetap akan menyampaikan sikap kritis yang konstruktif dan solutif. Hal ini bertujuan memastikan program-program pemerintah sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat diimplementasikan secara optimal.

Almuzzammil mengungkapkan bahwa Ketua Majelis Syuro PKS telah menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo tentang kewajiban partai Islam untuk melakukan amar ma'ruf nahi munkar. Sikap kritis konstruktif ini disambut baik oleh Prabowo yang mempersilakan masukan untuk mempertajam program pemerintah.

Dengan pendekatan ini, PKS berharap pemerintahan Prabowo Subianto dapat mewujudkan kondisi Indonesia yang maju dan berkembang, sekaligus menjaga checks and balances dalam sistem demokrasi Indonesia.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar