Faktor Pendukung Lainnya
Selain dua faktor utama tersebut, dinamika atmosfer juga turut berperan. Beberapa fenomena yang aktif memperkuat pembentukan awan hujan, khususnya di Indonesia bagian tengah dan timur, antara lain:
- Madden Julian Oscillation (MJO)
- Gelombang Rossby
- Gelombang Kelvin
Kondisi lokal seperti belokan dan pertemuan angin juga meningkatkan potensi hujan lebat.
Peringatan untuk Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang berada di pesisir selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, untuk tetap waspada. Aktivitas siklon tropis di wilayah tersebut berpotensi membawa dampak berupa hujan deras, angin kencang, dan gelombang badai.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral