Faktor Pendukung Lainnya
Selain dua faktor utama tersebut, dinamika atmosfer juga turut berperan. Beberapa fenomena yang aktif memperkuat pembentukan awan hujan, khususnya di Indonesia bagian tengah dan timur, antara lain:
- Madden Julian Oscillation (MJO)
- Gelombang Rossby
- Gelombang Kelvin
Kondisi lokal seperti belokan dan pertemuan angin juga meningkatkan potensi hujan lebat.
Peringatan untuk Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang berada di pesisir selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, untuk tetap waspada. Aktivitas siklon tropis di wilayah tersebut berpotensi membawa dampak berupa hujan deras, angin kencang, dan gelombang badai.
Artikel Terkait
Sertifikat Menumpuk, Kompetensi Tergerus: Dampak Pandemi yang Mengubah Wajah Pendidikan
Generasi Layar: Saat Ponsel Menggerogoti Kemampuan Fokus Anak Muda
Mobil Terbakar Hebat di Jagorawi, Lalu Lintas Malam Terkunci
Bocah dengan Laptop Pecah Ditemukan Sendirian di Sleman