Viral di Sragen: Pria Robohkan Rumah Sendiri Usai Pergoki Istri Selingkuh Lewat CCTV
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sebuah rumah di Sragen, Jawa Tengah, dirobohkan menggunakan alat berat. Aksi ekstrem ini dilakukan oleh pemilik rumah, Warseno (36), setelah ia mengetahui istrinya berselingkuh.
Kronologi Penemuan Selingkuh Lewat CCTV
Warseno mengungkapkan bahwa ia mengetahui perselingkuhan sang istri, yang berinisial P (36), melalui rekaman CCTV yang diam-diam ia pasang di rumah mereka. Dari rekaman itu, terungkap bahwa perselingkuhan tersebut telah berlangsung cukup lama.
"Tahu selingkuhnya dari CCTV yang saya pasang di rumah. Setahu saya, hubungan itu sudah lama," kata Warseno, seperti dikutip dari TribunSolo.com.
Rumah Tangga 18 Tahun Berakhir Tragis
Rumah tangga Warseno dan P telah dibina selama 18 tahun. Rumah yang dirobohkannya tersebut dibangun dengan bantuan orang tua Warseno, namun tanah tempatnya berdiri adalah milik sang istri. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan ia memutuskan untuk merobohkan bangunan tersebut.
“Mantan istri saya itu selingkuh. Soal rumah, yang membangunkan bapak saya, tapi tanahnya milik mantan istri. Jadi mau tidak mau, saya harus bongkar, robohkan,” ujarnya.
Proses Perobohan Rumah dan Biaya yang Dikeluarkan
Keputusan untuk merobohkan rumah telah disetujui oleh anak satu-satunya yang kini duduk di bangku kelas 3 SMA. Proses perobohan dilakukan selama dua hari. Pada hari pertama, Warseno menyewa alat berat jenis backhoe dan dump truck.
“Backhoe-nya sewa, satu hari Rp2.200.000. Sewa dump truck Rp600.000. Jadi total satu hari Rp2.800.000,” jelasnya tentang biaya yang dikeluarkan.
Barang-barang yang masih bisa digunakan diselamatkan, sementara bangunan dihancurkan hingga rata dengan tanah. "Dirobohkan sampai tanah lagi. Dulu dari tanah, ya dikembalikan jadi tanah lagi," tutur Warseno.
Langkah Hukum dan Tanggapan Warganet
Setelah mengetahui perselingkuhan, Warseno sempat berdiskusi dengan keluarga besar P. Karena merasa dikhianati, ia memutuskan untuk mengembalikan istrinya kepada orang tuanya dan mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama.
“Sudah mengajukan cerai, sekarang sidang kedua,” pungkasnya.
Aksi Warseno ini menuai beragam reaksi di media sosial. Banyak warganet yang menilai langkahnya terlalu ekstrem, namun tidak sedikit pula yang memahami keputusannya setelah merasakan pengkhianatan dalam rumah tangga yang dibina hampir dua dekade.
Artikel Terkait
Freiburg vs Braga: Duel Sengit Perebutan Tiket Final Europa League di Europa-Park Stadion
Badut dan Penjual Balon di Mojokerto Bacok Istri dan Mertua hingga Tewas, Cemburu dan Utang Puluhan Juta Jadi Pemicu
DPP PAN Tarik Husniah Talenrang dari Ketua DPW Sulsel, Tunjuk Ashabul Kahfi sebagai Plt
Kades Kedaton Tersangka Korupsi Dana Desa Rp448 Juta Selama Tiga Tahun