Gubernur DKI Tegur Sopir Jaklingko: Perilaku Tidak Profesional Harus Ditegur
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti keras perilaku tidak profesional yang ditunjukkan oleh sebagian sopir bus Jaklingko. Ia mengungkapkan bahwa keluhan dari masyarakat mengenai pengemudi yang ugal-ugalan dan bersikap tidak sopan kerap diterimanya.
Keluhan Masyarakat Terhadap Sopir Jaklingko
Pramono Anung mengaku sering mendapatkan kritik langsung dari warga. Keluhan yang utama adalah mengenai sopir Jaklingko yang sering ngebut, berkendara secara ugal-ugalan, serta bersikap judes atau tidak ramah kepada penumpang. Ia juga menyoroti praktik tidak profesional seperti membawa anggota keluarga di samping sopir selama bertugas.
Penegasan untuk Menjaga Profesionalitas
Sebagai ujung tombak transportasi publik, Pramono menegaskan bahwa sopir wajib menjaga profesionalitasnya. Karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap harinya, sikap dan cara berkendara yang baik adalah mutlak. Gubernur telah meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memberikan teguran tegas kepada para pengemudi yang terbukti melanggar etika berkendara dan pelayanan.
Komitmen Pertahankan dan Sempurnakan Jaklingko
Meski mengkritik, Pramono menegaskan bahwa kehadiran Jaklingko dan Mikrotrans sangat penting bagi mobilitas warga Jakarta. Layanan transportasi umum ini akan tetap dipertahankan, namun dengan komitmen untuk melakukan berbagai penyempurnaan. Perbaikan layanan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Rencana Jangka Panjang Pengembangan Jaklingko
Dalam rencana jangka panjang, Pramono mengungkapkan bahwa layanan Jaklingko akan dikembangkan hingga ke wilayah penyangga Jakarta. Pengembangan ini merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun sistem transportasi terintegrasi yang mencakup kawasan Jabodetabek, yang diperkirakan akan terealisasi dalam lima tahun ke depan.
Apa Itu Jaklingko? Sistem Transportasi Terintegrasi Jakarta
Jaklingko adalah sistem transportasi terintegrasi andalan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sistem ini memudahkan warga untuk berpindah antar berbagai moda transportasi dengan menggunakan satu kartu atau sistem pembayaran yang sama. Jaklingko menghubungkan layanan seperti Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan angkutan Mikrotrans.
Melalui aplikasi Jaklingko Indonesia, masyarakat dapat dengan mudah merencanakan rute perjalanan, melakukan pembayaran terintegrasi, dan berpindah moda transportasi dengan lancar. Keberadaan Jaklingko merupakan langkah nyata Jakarta dalam mewujudkan konsep smart mobility dan transportasi berkelanjutan di ibu kota.
Artikel Terkait
Rem Blong Truk Pasir Picu Tabrakan Beruntun di Exit Tol Cilegon Timur
Presiden Prabowo Gelar Forum Dialog Bahas Arah Politik Luar Negeri
5 Februari dalam Catatan: Apollo 14 Mendarat di Bulan hingga Pemberontakan Kapal Belanda
Adies Kadir Segera Dilantik sebagai Hakim MK di Hadapan Presiden Prabowo