Didi menekankan bahwa meskipun tampak segar, mengonsumsi bawang bombai secara berlebihan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Berikut adalah empat efek samping yang perlu diwaspadai:
Pertama, gangguan pencernaan seperti perut kembung, gas, hingga refluks asam, terutama jika dikonsumsi dalam keadaan mentah.
Kedua, munculnya bau badan dan napas tidak sedap yang disebabkan oleh senyawa sulfur dalam bawang bombai.
Ketiga, risiko iritasi lambung yang dapat memperburuk gejala maag atau gastritis.
Keempat, bawang bombai memiliki sifat alami mengencerkan darah. Jika dikonsumsi bersamaan dengan obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin, risikonya dapat meningkat menjadi pendarahan serius.
“Intinya, jangan konsumsi secara berlebihan, apalagi jika tidak tahu asal-usul barangnya,” tegas Didi Kusmarjadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib masih menyelidiki asal-usul dan identitas pelaku yang membuang ribuan karung bawang tersebut.
Artikel Terkait
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern