Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, mengonfirmasi bahwa titik terparah banjir di Semarang berada tepat di depan RSI Sultan Agung. Ketinggian air di lokasi ini dilaporkan mencapai 80 hingga 90 sentimeter. Oleh karena itu, pihak kepolisian menyarankan agar pengendara sepeda motor dan mobil kecil untuk menghindari Jalan Pantura Kaligawe dan mencari jalur alternatif guna menghindari risiko yang lebih besar.
Selain di Jalan Kaligawe, wilayah lain yang juga terendam adalah Jalan Sembungharjo Kudu Raya. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati jika harus melintas di daerah tersebut.
Imbauan Polrestabes Semarang untuk Pengendara
Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, memberikan imbauan penting kepada masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem dan kondisi jalan yang tergenang. Beberapa poin imbauan tersebut antara lain:
- Selalu waspada dan kurangi kecepatan kendaraan, terutama di jalan yang licin dan tergenang air.
- Menjaga jarak aman antar kendaraan.
- Menyalakan lampu utama kendaraan untuk meningkatkan visibilitas.
- Menghindari menerobos genangan air yang kedalamannya tidak diketahui.
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, Satlantas Polrestabes Semarang telah menempatkan personelnya di sejumlah titik rawan kemacetan dan genangan. Langkah ini diambil untuk memberikan pelayanan maksimal dan menjaga kelancaran serta keamanan arus lalu lintas meski dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Artikel Terkait
Modus Uang Palsu di Balik Receh, Gerai Pulsa Tembung Dua Kali Jadi Korban
Janji Cerah Menkeu Baru, Defisit APBN Tetap Merah di Angka Rp638,8 Triliun
Tetangga Tua Dibegal dan Dibakar, Motifnya Cuma Butuh Uang ke Jakarta
Astaga, Kita Masih Terjajah? Kritik Sutoyo Soal Dominasi RRC dan Penguasa yang Limbung