BMKG memprediksi dalam sepekan ke depan, potensi hujan akan meningkat di beberapa wilayah kunci, seperti:
- Sumatra bagian selatan
- Sebagian besar Pulau Jawa
- Sulawesi Selatan dan Tengah
- Kalimantan
- Maluku
- Papua
Peningkatan hujan ini dipicu oleh fenomena atmosfer skala regional seperti MJO (Madden-Julian Oscillation), Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin yang melintasi Indonesia. Faktor lokal juga menyebabkan atmosfer menjadi lebih labil, sehingga berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang.
Peringatan dan Imbauan BMKG untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor. Sebagai langkah mitigasi, BMKG menyarankan untuk:
- Menjaga saluran drainase agar tidak tersumbat.
- Rutin memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas.
Dengan memahami perkembangan musim hujan dan potensi cuaca ekstrem ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan melakukan langkah pencegahan dini untuk meminimalkan dampak yang mungkin timbul.
Artikel Terkait
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern