Ferdiansyah, Siswa Sekolah Rakyat Garut Raih Juara 1 Lomba Karya Tulis Lingkungan 2025
Garut, Oktober 2025 - Ferdiansyah, siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 39 Garut, berhasil meraih juara pertama Lomba Karya Tulis Populer dalam peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2025. Prestasi gemilang ini mengundang decak kagum dari Menteri Pekerjaan Umum hingga selebriti Luna Maya.
Lomba Karya Tulis Lingkungan Hidup 2025
Kementerian Pekerjaan Umum bersama Kementerian Sosial menyelenggarakan lomba yang diikuti 253 siswa dari 82 Sekolah Rakyat se-Indonesia. Dengan tema "Sampahku, Tanggung Jawabku: Cerita dari Rumah, Sekolah, dan Kota", ajang ini bertujuan mendorong siswa menulis pengalaman nyata pengelolaan sampah di lingkungan mereka.
Karya Inovatif Ferdiansyah: Plastik dan Minyak Jelantah
Ferdiansyah menciptakan karya berjudul "Plastik dan Minyak Jelantah Musuh Bumi yang Menjadi Teman". Tulisan ini menginspirasi dengan menceritakan keseharian orang tuanya yang mengolah sampah plastik menjadi karpet sederhana dan memanfaatkan limbah minyak jelantah sebagai bahan bakar lilin saat listrik padam.
"Jangan buang sampah sembarangan dalam selokan," pesan singkat Ferdiansyah dalam acara puncak Hari Habitat Dunia di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, Senin (27/10/2025).
Apresiasi Tinggi dari Pemerintah dan Publik Figur
Menteri Pekerjaan Umum Doddy Hanggodo menyampaikan kekagumannya terhadap kepedulian lingkungan siswa Sekolah Rakyat. "Saya takjub, adik-adik dari Sekolah Rakyat ternyata punya kepedulian yang sangat tinggi. Bahkan bisa membuat tulisan dan gambar-gambar yang sangat bagus," ujarnya.
Acara yang diikuti 600 siswa secara hybrid ini juga menghadirkan komunitas lingkungan Pandawara Group dan aktris peduli lingkungan Luna Maya. Luna Maya memberikan apresiasi khusus: "Luar biasa ya, dan selamat buat adik-adik yang mengikuti kompetisi ini dan memenangkannya."
Pendidikan Lingkungan sebagai Gaya Hidup
Lomba karya tulis dan poster ini menjadi bukti nyata efektivitas pendidikan karakter lingkungan di Sekolah Rakyat. Ferdiansyah membuktikan bahwa perubahan lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil di rumah masing-masing.
Karya Ferdiansyah tidak hanya memenangkan kompetisi, tetapi juga menginspirasi generasi muda Indonesia untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup.
Artikel Terkait
Gerindra: Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN 2026 Legal dan Sudah Sesuai Aturan
Kawanan Monyet Liar Turun ke Jalan Nasional Probolinggo-Situbondo Akibat Kekurangan Pakan
Jonatan Christie Tersingkir di Babak 32 Besar Singapore Open Usai Dibalik Prannoy
Malam Takbiran Idul Adha di Kayong Utara Meriah, Mahfud MD dan Dasad Latif Hadiri Pawai Mobil Hias