Pasar Barito Dibongkar, Nasib Pedagang Hewan Berakhir dengan Tangis dan Kerugian

- Senin, 27 Oktober 2025 | 09:36 WIB
Pasar Barito Dibongkar, Nasib Pedagang Hewan Berakhir dengan Tangis dan Kerugian

Pasar Barito Dibongkar, Akan Dijadikan Taman Bendera Pusaka

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melakukan pembongkaran Pasar Barito di Jalan Barito Satu, Jakarta Selatan pada Senin (27/10). Proses pembongkaran ini merupakan bagian dari proyek penataan kawasan yang akan diubah menjadi Taman Bendera Pusaka.

Proses Pembongkaran Pasar Barito Berlangsung Intensif

Pada pukul 08.35 WIB, terlihat tiga unit ekskavator masih aktif melakukan pembongkaran kios-kios pasar. Deretan kios yang sebelumnya berdiri kini telah berubah menjadi puing-puing bangunan. Para pedagang terlihat sibuk memindahkan barang dagangan mereka ke lokasi baru.

Dampak Pembongkaran terhadap Pedagang

Proses pembongkaran Pasar Barito menimbulkan berbagai dampak bagi pedagang. Pedagang hewan harus mengangkut hewan dagangan mereka menggunakan mobil pikap pribadi. Salah satu pedagang bahkan mengalami kerugian karena hewan dagangannya mati akibat stres dan kepanasan selama proses pemindahan.

"Kucingku mati," ujar seorang ibu pedagang sambil menangis.

Kondisi Kawasan Pasca Pembongkaran

Seluruh kios di sepanjang Jalan Barito Satu telah dibongkar dari ujung ke ujung. Alat berat terus dikerahkan untuk mengangkut puing-puing sisa bangunan. Akses jalan sementara dialihkan karena kendaraan tidak bisa melintas di kawasan tersebut.

Protes Pedagang Pasar Barito

Di bundaran menuju Jalan Barito Dua, tepat di samping Taman Ayodya, sejumlah pedagang terlihat berkumpul memprotes pembongkaran pasar. Mereka menilai pembongkaran dilakukan terlalu mendadak tanpa pemberitahuan yang memadai.

Rencana Taman Bendera Pusaka dan Relokasi Pedagang

Pembongkaran Pasar Barito terkait dengan rencana Pemprov DKI Jakarta menggabungkan tiga taman di Jakarta Selatan - Taman Leuser, Taman Ayodya, dan Taman Langsat - menjadi Taman Bendera Pusaka. Proyek ini ditargetkan selesai pada Desember 2025.

Sebagai lokasi relokasi, Pemprov DKI Jakarta telah menunjuk Pasar Lenteng Agung untuk menampung pedagang Pasar Hewan Barito. Lokasi ini dipilih karena memiliki sarana dan prasarana yang memadai, serta akses transportasi yang mudah dekat dengan Stasiun Lenteng Agung dan halte Transjakarta non-BRT rute D21.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar