Kisah Sarapan Pagi Penuh Makna Bersama Prof Dr KH Didin Hafidhuddin di Bogor
Komunitas Sahabat Masjid Bogor kembali mengadakan acara rutin 'ngariung' sarapan pagi bersama guru spiritual mereka, Prof Dr KH Didin Hafidhuddin. Kegiatan ini berlangsung usai kajian Ahad subuh (26/10/2025) di Masjid Ibn Khaldun, Kota Bogor, yang telah menjadi tradisi selama lebih dari 30 tahun.
Tradisi Kajian dan Silaturahmi yang Berkelanjutan
Majelis ilmu yang dipimpin Kiai Didin ini memiliki sejarah panjang, bermula dari Masjid Al Hijri di kawasan Air Mancur, Bogor. Setiap minggunya, jemaah tidak hanya menimba ilmu tetapi juga memperkuat ukhuwah melalui sarapan bersama usai kajian.
Sarapan Spesial Syukur Ulang Tahun Guru Spiritual
Pada kesempatan khusus ini, jemaah mendapat kejutan spesial nasi uduk sebagai bentuk syukur atas ulang tahun ke-74 Kiai Didin yang jatuh pada Selasa sebelumnya (21/10). Biasanya, menu sarapan sehat berupa makanan rebusan disajikan untuk para peserta.
Doa dan Harapan untuk Kiai Didin Hafidhuddin
Sebelum menyantap sarapan, Ustaz Wilyudin AR Dhani memimpin doa bersama untuk keselamatan dan kesehatan Kiai Didin. Doa-doa yang dipanjatkan mencakup permohonan:
- Keberkahan umur, ilmu, dan rezeki untuk Kiai Didin
- Kesehatan dan perlindungan bagi seluruh keluarga dan jemaah
- Persatuan dalam kebaikan dan ketakwaan
- Hidayah dan kecukupan untuk seluruh umat Muslim
Acara sarapan pagi ini menjadi momen berharga yang memperlihatkan kedekatan antara guru dan murid, serta pentingnya menjaga tradisi keilmuan dan silaturahmi dalam komunitas Muslim Bogor.
Artikel Terkait
Ibu Curhat Anak Tantrum Minta Ganti Nama Gibran, Heboh di Medsos Gegara Nama Sama dengan Figur Kontroversial
Ancaman Nyata AI bagi Indonesia Bukan Hilangnya Pekerjaan, Melainkan Lambatnya Transformasi Kebijakan Ketenagakerjaan
Dentuman di Candi Prambanan Bukan Ledakan, Melainkan Kembang Api Acara Pra-Nikah Sespri Prabowo
Pengamat Kritik Penunjukan Mensesneg sebagai Ketua Satgas PHK: Terlambat, 88.000 Pekerja Sudah Kena PHK dalam Setahun