Polda Metro Bongkar Tiga Laboratorium Narkoba Rumahan, Sita 17,45 Ton Barang Bukti dan 5.196 Tersangka

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:30 WIB
Polda Metro Bongkar Tiga Laboratorium Narkoba Rumahan, Sita 17,45 Ton Barang Bukti dan 5.196 Tersangka

Polda Metro Jaya membongkar praktik produksi narkoba skala rumahan atau clandestine lab yang tidak hanya melibatkan jaringan antar daerah, tetapi juga internasional. Dalam pengungkapan ini, kepolisian menangani tiga jenis produksi ilegal sekaligus, mulai dari etomidate, pil koplo, hingga ekstasi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David mengungkapkan, pengungkapan pertama dilakukan terhadap laboratorium rahasia yang memproduksi narkotika golongan II jenis etomidate di tiga lokasi berbeda. Dari lokasi tersebut, delapan orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Barang bukti yang disita berupa cartridge vape sebanyak 2.807 pcs, serbuk etomidate sebanyak 3.204,44 gram, dan cairan etomidate sebanyak 27.730 mililiter. Serbuk dan cairan etomidate ini dapat memproduksi kurang lebih 450.000 cartridge vape," kata David dalam jumpa pers, Jumat (26/6/2026).

Modus operandi para tersangka, menurut David, adalah menyamarkan apartemen tempat tinggal sebagai lokasi produksi dan penyimpanan prekursor. Ia menambahkan, etomidate kini menjadi salah satu jenis narkotika yang digemari remaja perkotaan karena penggunaannya yang praktis dan tidak mencolok.

"Karena memang penggunaannya mudah, tidak terlihat, dapat disamarkan sebagaimana penggunaan rokok elektrik lainnya. Sehingga etomidate ini lebih pesat perkembangannya di perkotaan," ungkap dia.

Pengungkapan kedua menyasar home industry yang memproduksi karisoprodol, yang dikenal luas sebagai pil jin atau pil koplo. Praktik ini berlangsung di dua lokasi, yakni Semarang dan Jakarta. Penyidik mengamankan empat orang dengan peran berbeda: penyandang dana, penyedia prekursor serta fasilitas dan peralatan, peracik, dan pencari pembeli.

Barang bukti yang disita dalam kasus ini mencapai 308.000 butir pil karisoprodol, plus prekursor karisoprodol seberat 2.587,8 ton. David menjelaskan, para pelaku menyamarkan gudang pakan ternak sebagai tempat produksi dan penyimpanan prekursor agar tidak menimbulkan kecurigaan warga.

Selanjutnya, pengungkapan ketiga dilakukan terhadap home industry yang memproduksi ekstasi di Jakarta. Praktik ini terkait dengan jaringan internasional asal China. Dua orang diamankan dalam perkara ini. Tersangka pertama berperan sebagai penyedia bahan prekursor, fasilitas, dan peralatan produksi, sementara tersangka kedua membantu proses pencetakan atau pembuatan ekstasi.

"Jumlah barang bukti yang kami sita berupa pil ekstasi siap edar sebanyak 653 butir, serbuk ekstasi sebanyak 16.695 gram," ujar David.

Modus operandi para pelaku di kasus ini pun serupa: menyamarkan tempat tinggal di sebuah apartemen di Jakarta sebagai lokasi produksi dan penyimpanan prekursor.

Secara keseluruhan, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya membongkar praktik produksi dan peredaran narkoba dengan total barang bukti mencapai 17,45 ton. Sebanyak 5.196 orang ditetapkan sebagai tersangka. Dari jumlah tersebut, 19 orang berperan sebagai produsen, 1.914 sebagai pengedar, dan 3.263 sebagai pengguna.

David menegaskan, terhadap para pengguna, penyidik menerapkan proses restorative justice berupa rehabilitasi medis dan sosial. "Hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 54, di mana pecandu atau pengguna narkotika wajib direhabilitasi medis maupun sosial," katanya.

Berikut rincian barang bukti yang disita Polda Metro Jaya selama periode tersebut:

1.Obat keras berbahaya (OKT)13,42 ton atau 53.709.892 butir
2.Prekursor karisoprodol2,587 ton
3.Pil karisoprodol (pil jin/pil koplo)314.000 butir (estimasi 104 kg)
4.Ganja355,69 kg
5.Sabu197,50 kg
6.Cartridge vape berisi etomidat16.956 buah
7.Serbuk etomidat33,88 kg
8.Serbuk ekstasi19,78 kg
9.Pil ekstasi29.289 butir
10.Ketamin16,80 kg
11.Tembakau sintetis (tembakau gorila)10,66 kg
12.Happy water5,37 kg
13.Cairan bibit sintetis5,29 kg
14.Cairan THC2,66 kg
15.Happy Five5.208 butir
16.Kokain1,08 kg
17.Cairan MDMB-INACA306,91 gram

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags