Pria di Lubuklinggau Tewas Diduga Bunuh Diri Akibat Tekanan Utang Judi Online
Seorang pria berinisial AA (28) ditemukan tewas di dalam kamar mandi sebuah hotel di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Jumat, 24 Oktober 2025. Hasil penyelidikan Polres Lubuklinggau memastikan kematian AA disebabkan oleh bunuh diri setelah meminum racun tikus yang telah dilarutkan dalam air.
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M. Kurniawan Azwar, mengonfirmasi bahwa tim INAFIS berhasil mengamankan barang bukti di TKP, berupa kantong plastik kecil berisi sisa racun tikus (putas) dan sebuah gelas yang masih mengandung cairan campuran racun. "Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada fisik korban. Tidak ada unsur pidana dalam kasus ini," jelas Kurniawan pada Sabtu (25/10/2025).
Tragedi bunuh diri ini diduga kuat dipicu oleh tekanan utang yang menumpuk akibat kecanduan judi online (judol). Keterangan dari keluarga mengungkap bahwa AA telah beberapa kali dibantu untuk melunasi utangnya. Kakak ipar korban mengaku telah menutup utang AA lebih dari sekali, namun kebiasaan berjudi online tersebut terus berulang.
"Korban diketahui sudah dua kali dibantu keluarganya untuk menyelesaikan masalah utang. Tampaknya pada kali ketiga ini, dia sudah merasa tidak sanggup lagi menanggung bebannya," tambah Kurniawan.
Kronologi kesedihan ini terungkap dari keterangan istri korban, DS. AA sebelumnya berpamitan untuk melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Namun, komunikasi antara mereka terputus sejak 23 Oktober. Kekhawatiran DS memuncak ketika ia hanya mendapat balasan pesan singkat dari suaminya yang berisi permintaan maaf dan pesan terakhir. Dalam pesan tersebut, AA mengaku lelah dan meminta istrinya untuk tetap tabah, bahkan sempat berpesan mengenai lokasi pemakamannya di Dusun Linggau.
Kisah sedih ini menjadi peringatan tentang bahaya kecanduan judi online dan pentingnya kesehatan mental. Bagi Anda atau orang terdekat yang mengalami tekanan serupa, segera hubungi layanan konseling atau dukungan psikologis yang tersedia.
Artikel Terkait
Es Putar Papabon, Es Krim Legendaris Makassar yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
Truk Muatan Kelapa Sawit Alami Kecelakaan di Tanjakan Peles Bengkulu Utara, Lalu Lintas Sempat Terganggu
KPK Dalami Asal-usul Aset Mewah Milik Eks Wamen Imipas Silmy Karim yang Disita
Pakar Hukum: Kejagung Jangan Anggap Remeh Nama Besar di Pusaran Korupsi MBG