Pemerintah juga menyoroti tren wisatawan harian yang berdampak pada minimnya perputaran ekonomi di kampung wisata. Dengan kemudahan transportasi saat ini, banyak wisatawan yang hanya datang pagi dan pulang malam hari, atau sekadar berkunjung untuk kulineran malam tanpa menginap.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan kampung wisata. Pemerintah berupaya mencari cara agar wisatawan merasa nyaman dan memilih untuk tinggal lebih lama di Yogyakarta.
Potensi Pengembangan Kampung Wisata Kotagede
Meski banyak kampung wisata yang belum optimal, beberapa wilayah masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Salah satunya adalah Kotagede yang sudah terkenal hingga tingkat nasional dan internasional untuk kerajinan peraknya.
Namun potensi Kotagede tidak hanya terbatas pada kerajinan perak. Kawasan ini juga memiliki Makam Raja-Raja Mataram dan kuliner khas kembang waru yang sedang diupayakan untuk diangkat kembali.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pengembangan
Pengembangan kampung wisata membutuhkan keterhubungan lintas sektor. Pemerintah berencana untuk berkolaborasi dengan dinas terkait agar kawasan kampung wisata dapat terintegrasi dengan baik dan memberikan pengalaman wisata yang lebih komprehensif bagi pengunjung.
Artikel Terkait
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak
Drama dan Kebaikan di Balik Sesaknya Gerbong KRL
Polairud Buka Jalur Pelayaran Muara Angke yang Tersumbat
Prasetyo Bantah Isu Pertemuan Prabowo dengan Oposisi