Muhammadiyah Pemilik Pesantren Terbanyak di Indonesia, Ini Data dan Daftar 32 Pesantren Unggulannya
Muhammadiyah tercatat sebagai organisasi masyarakat (ormas) Islam dengan kepemilikan pondok pesantren terbanyak di Indonesia. Berdasarkan laporan Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2M) Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 2024, jumlah pesantren yang secara resmi berbadan hukum Persyarikatan Muhammadiyah mencapai 444 pesantren.
Ketua PP Muhammadiyah, Kiai Saad Ibrahim, menegaskan bahwa seluruh pesantren tersebut dimiliki dan dikelola secara resmi oleh organisasi, bukan oleh perorangan. Hal inilah yang membedakannya dengan ormas Islam lainnya, seperti NU, di mana banyak pesantren lebih merupakan milik pribadi seorang kyai dan tidak berbadan hukum langsung di bawah ormas.
Pertumbuhan pesantren di tubuh Muhammadiyah terbilang signifikan. Pada tahun 2015, baru tercatat 127 pesantren yang tersebar di 15 provinsi. Hanya dalam kurun waktu kurang dari sepuluh tahun, jumlahnya melonjak menjadi 444 pesantren dan telah menyebar di 27 provinsi di seluruh Indonesia.
Visi dan Karakter Pesantren Muhammadiyah
Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta pada 2022 mengamanatkan pengembangan pesantren yang berkarakter Al Islam dan Kemuhammadiyahan dengan wawasan Islam Berkemajuan. Karakter utama ini diwujudkan dalam sistem pendidikan pesantren yang holistik dan integratif, bertujuan untuk melahirkan lulusan yang memiliki etos pembelajar sepanjang hayat, inklusif, dan berkemajuan.
Ketua LP2M PP Muhammadiyah, Maskuri, meyakini jumlah pesantren milik persyarikatan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan kaderisasi ulama. Bahkan, menurut Muhadjir Effendy, beberapa pesantren Muhammadiyah mengalami lonjakan peminat yang sangat tinggi hingga harus menolak pendaftar karena keterbatasan kapasitas.
Daftar 32 Pesantren Unggulan dan Rujukan Muhammadiyah
LP2M PP Muhammadiyah telah menetapkan 32 pesantren sebagai lembaga unggulan dan rujukan. Berikut adalah daftar lengkapnya sesuai urutan yang tercantum dalam buku "Menuju Pesantrenmu Berkemajuan":
- Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Jogja
- Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Jogja
- Darul Arqam Garut
- Ponpes Karangasem Muhammadiyah Paciran
- Pesantren Al Mujahidin Balikpapan
- Pesantren Muhammadiyah Al Furqon Tasikmalaya
- Imam Syuhodo Sukoharjo
- Ponpes MBS Yogyakarta
- Pondok Modern Muhammadiyah Paciran
- Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Ma’un Muhammadiyah (SPEAM) Pasuruan
- MBS Ki Bagus Hadikusumo Bogor
- MBS Al Amin Bojonegoro
- Pesantren Modern Muhammadiyah Kwala Madu
- Pesantren Modern Al Kautsar Muhammadiyah Harau
- Pesantren Puteri Ummul Mukminin Makassar
- MBS Bireuen
- Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang
- Darul Arqom Muhammadiyah Serang
- Trensains Sragen
- ‘Aisyiyah Boarding School Bandung
- PTQ ‘Aisyiyah Ponorogo
- Pesantren Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul
- MBS Zam-Zam Cilongok
- Pesantren Modern Wiriosoedarmo Muhammadiyah (PMWM) Gombong
- Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya
- Pondok Modern Darul Arqom Patean Kendal
- Internasional Muhammadiyah Boarding School Miftahul Ulum Pekajangan
- Pesantren At Tajdid Muhammadiyah Tasikmalaya
- Pesantren Almatera Temanggung
- Ponpes Istiqamah Muhammadiyah Samarinda
- Pesantren Tahfizhul Qur’an Mu’allimin Muhammadiyah Sawah Dangka
Dengan jumlah yang besar dan komitmen pada kualitas, pesantren Muhammadiyah terus berperan strategis dalam mencetak kader umat dan bangsa yang unggul dan berkarakter.
Artikel Terkait
PSG Vs Bayern Munich di Semifinal Liga Champions, Laga Final Dini yang Diprediksi Ketat
Tiga Sipir Lapas Blitar Diduga Jual Beli Kamar Sel Khusus hingga Rp100 Juta per Napi
Tim Uber Indonesia Kunci Juara Grup C Usai Comeback Dramatis Lawan Chinese Taipei
Polda Papua Bongkar Praktik Ilegal BBM Subsidi di Merauke, Negara Rugi Hingga Rp197 Juta