Mayapada Hospital Hadirkan Teknologi Kedokteran Nuklir PET-CT dan SPECT-CT untuk Deteksi Dini Kanker

- Rabu, 29 April 2026 | 00:45 WIB
Mayapada Hospital Hadirkan Teknologi Kedokteran Nuklir PET-CT dan SPECT-CT untuk Deteksi Dini Kanker

Jakarta Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk, atau SRAJ) kembali bikin gebrakan di dunia medis. Lewat Oncology Center Mayapada Hospital, mereka menghadirkan teknologi Kedokteran Nuklir dan Teranostik yang katanya berstandar global. Dua alat canggih ini, PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan, kini sudah beroperasi di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS).

Nah, teknologi diagnostik semacam ini sebenarnya masih langka di Indonesia. Mampu melihat penyakit sampai ke tingkat seluler dan molekuler bayangkan saja, deteksi bisa dilakukan jauh sebelum gejala muncul. Ini bukan sekadar tambahan alat, tapi langkah strategis buat memperkuat ekosistem layanan kanker yang terintegrasi di seluruh jaringan Mayapada. Pasien nggak perlu lagi bolak-balik, semua proses dari diagnosis sampai terapi bisa dilakukan di satu tempat, lebih cepat dan presisi.

Soal keunggulan teknisnya, PET-CT dan SPECT-CT buatan Siemens Healthineers ini punya kemampuan pemindaian seluruh tubuh. Hasil pencitraannya lebih tajam, tapi paparan radiasinya justru lebih rendah. Waktu pemeriksaan juga lebih singkat, dan alur perawatan jadi lebih terarah. Intinya, risiko pemeriksaan ulang bisa diminimalkan.

President Director & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, dalam keterangan tertulisnya Selasa (28/4/2026) bilang begini:

"Investasi Mayapada Healthcare pada alat diagnostik canggih PET-CT dan SPECT-CT ini bukan sekadar penambahan teknologi, tetapi bagian dari komitmen kami dalam membangun ekosistem Oncology Center yang lengkap dan modern. Kami memastikan pasien mendapatkan diagnosis yang akurat, terapi yang tepat, dan harapan hidup yang lebih baik, tanpa harus ke luar negeri. Sejalan dengan pembangunan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan, kami semakin memperkuat posisi MHJS sebagai salah satu pusat layanan kanker advanced terbesar, sekaligus menjadi rumah sakit swasta terbesar di Indonesia dalam satu lokasi dengan layanan yang komprehensif, terintegrasi, dan berbasis teknologi mutakhir."

Navin juga nambahin, tahun depan rencananya PET-CT dan SPECT-CT bakal hadir juga di Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) dan Surabaya (MHSB). Sementara untuk Mayapada Hospital Bandung (MHBD), mereka akan menghadirkan PET-CT. Semua ini bagian dari strategi besar meningkatkan kualitas layanan di seluruh jaringan. Nggak cuma itu, mereka juga menggandeng mitra kelas dunia kayak Apollo Hospitals India dan National University Hospital (NUH) Singapura. Belum lagi sertifikasi Joint Commission International (JCI) yang udah diraih MHJS semua demi keselamatan pasien dan akurasi di setiap tahap perawatan.

Sebagai unit pertama yang memasang teknologi ini, Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Fiktorius Kuludong, menegaskan komitmen mereka pada pengalaman pasien. MHJS, katanya, ingin jadi pusat layanan kanker bagi seluruh unit Mayapada dengan pendekatan Comprehensive Cancer Care.

"Dalam menangani kasus kanker kompleks, kami berkomitmen pada We Walk Every Journey with C.A.R.E (Compassion, Advanced, Responsive, Experts) di mana kami menemani setiap perjalanan pasien melalui pendampingan menyeluruh oleh tim Patient Navigator. Tujuannya, pasien dan keluarga mendapatkan alur perawatan yang lebih terkoordinasi, efektif, dan nyaman. Didukung teknologi advanced, serta keahlian dan kolaborasi aktif tim dokter multidisiplin dalam Tumor Board, setiap kasus ditangani secara komprehensif, berbasis bukti, dan terpersonalisasi dengan pendekatan patient-centered care," jelas dia.

 

Baca Juga :

Daftar Buah dan Makanan yang Bisa Membantu Cegah Risiko Kanker


Teknologi PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan


Kedua alat ini diinstalasi di Nuclear Medicine & Molecular Theranostic Center. Fungsinya bukan cuma buat lihat penyakit di level sel dan molekuler, tapi juga memberikan terapi yang langsung menarget sel kanker. Dampaknya pada jaringan sehat pun minimal. Proses terapi nuklir sendiri dilakukan di Radioactive Isolation Room (RIR) ruangan dengan sistem keamanan radiasi dan jendela alami, biar pasien merasa aman dan nyaman selama menjalani perawatan.

Salah satu Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir di MHJS, Lim Andreas, punya pandangan menarik. Menurut dia, kebutuhan utama pasien apalagi yang dicurigai kena kanker adalah kepastian diagnosis yang akurat.

"PET-CT dan SPECT-CT memiliki peran yang sangat krusial bagi banyak pasien kanker, baik dalam deteksi dini, maupun dalam penegakan diagnosis dan deteksi kekambuhan kanker, serta memantau respons terapi secara akurat. Keduanya memiliki fungsi yang saling melengkapi, PET-CT berperan dalam mengevaluasi aktivitas/metabolisme sel untuk mendeteksi penyakit, menentukan penyebaran, hingga memantau respons terapi, sementara SPECT-CT dapat digunakan untuk menilai fungsi berbagai organ, serta untuk perencanaan terapi. Seluruh prosedur dilakukan dengan radiofarmaka dosis aman sesuai standar, yang dalam waktu 30-180 menit terdistribusi optimal, untuk menghasilkan pemindaian menyeluruh sekaligus mendukung terapi yang lebih presisi dan personal," paparnya.

Andreas juga bilang, kehadiran teknologi ini membantu tim dokter di lintas unit Mayapada Hospital. "Dengan integrasi teknologi ini, kolaborasi tim dokter multidisiplin dapat berjalan lebih optimal, sehingga setiap keputusan klinis dan perencanaan terapi semakin komprehensif dan akurat, serta berfokus pada hasil klinis terbaik bagi pasien," tambah dia.

Di balik semua ini, Mayapada Healthcare bekerja sama dengan Siemens Healthineers. President Director Siemens Healthineers Indonesia, Alfred Fahringer, menyebut kolaborasi ini sebagai sinergi antara inovasi teknologi dan keunggulan klinis Mayapada.

"Di tengah meningkatnya beban kanker di Indonesia, kemitraan jangka panjang ini bertujuan untuk memperluas akses terhadap diagnostik kanker yang presisi, meningkatkan efisiensi praktik klinis, serta memperkuat keunggulan klinis. Kami mengapresiasi komitmen Mayapada Healthcare dalam menjaga dan menerapkan standar mutu internasional secara konsisten, termasuk dalam penguatan layanan onkologi yang terintegrasi," ujar Alfred.

Biar implementasinya optimal, Mayapada Healthcare dan Siemens Healthineers juga ngelakuin program transfer knowledge buat tenaga medis. Mulai dari instalasi sampai cara pakai teknologi ini di praktik klinis sehari-hari. Dengan begitu, Oncology Center Mayapada Hospital makin mantap sebagai layanan kanker terintegrasi. Diagnosis lebih pasti, terapi lebih presisi, dan pengalaman perawatan yang semoga lebih nyaman buat pasien di Indonesia.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar