JAKARTA Ketua Umum KAMI Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution, buka suara soal perasaan Presiden ke-7 Joko Widodo. Katanya, Jokowi merasa risih. Kenapa? Karena berkas perkara Roy Suryo dan kawan-kawan dalam kasus fitnah ijazah palsu belum juga dinyatakan lengkap atau dalam istilah hukum, belum P21. “Pak Jokowi mengatakan bahwa Pak Razman, saya pun tidak nyaman dengan belum di P21-nya berkas itu,” ujar Razman kepada wartawan, Senin (27/4/2026). Menurut Razman, Jokowi ingin kasus itu segera disidangkan. Bukan tanpa alasan. Ada semacam kegelisahan yang muncul. Jokowi, kata Razman, tidak ingin ada kesan bahwa ia seenaknya memberikan restorative justice kepada para tersangka. Razman sendiri baru saja bertandang ke kediaman Jokowi di Solo. Ia mengaku bersyukur karena mantan presiden itu masih mau menerimanya. Rumah yang katanya biasa dipakai untuk menjamu tamu-tamu penting itu terasa hangat. Di sana, Razman mengamati sosok Jokowi dari dekat. “Saya melihat bagaimana seorang Bapak Jokowi itu sangat negarawan, tidak tergambarkan sedikit pun di raut wajahnya, dendam dan benci,” ujarnya. Pertemuan itu, lanjut Razman, juga diisi dengan konsultasi soal berbagai hal. Salah satunya ya kasus Roy Suryo cs. Ia menilai, Jokowi tidak nyaman karena proses hukum yang lambat ini bisa menimbulkan tafsir miring. “Karena terkesan, Pak Jokowi ini mengobral restorative justice. Terkesan menunggu RJ dari para tersangka, padahal Pak Jokowi tidak pernah juga terpikir untuk memberikan RJ. Kecuali orang yang bersamaan atau orang yang bersangkutan datang,” katanya. Jadi, menurut Razman, Jokowi ingin semuanya berjalan sesuai koridor hukum. Tanpa perlu ada kesan bahwa ia bermurah hati pada mereka yang pernah menyerangnya.
Artikel Terkait
Duka Keluarga Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Seorang Guru SD Teridentifikasi
Dony Tri Pamungkas Buka Suara soal Rumor Legia Warszawa: Target Utama Saya Asia Dulu, Baru Eropa
Tabrakan Kereta Argo Bromo dan KRL di Bekasi, 4 Tewas dan Puluhan Luka-Luka
KPK Fokus Kejar Aset PT Loco Montrado Usai Tersangka Siman Bahar Meninggal