PM Kanada Tegaskan Siap Tangkap PM Israel Benjamin Netanyahu Jika Masuk Kanada
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan komitmen negaranya untuk menegakkan surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pernyataan ini dikeluarkan pada hari Senin, 20 Oktober 2025, sebagai kelanjutan dari kebijakan pemerintahan sebelumnya.
Komitmen Kanada Terhadap Hukum Internasional
Dalam pernyataan pers resminya, Carney menyatakan bahwa pemerintah Kanada "menghormati hukum internasional dan prinsip akuntabilitas." Ia menekankan bahwa Kanada akan memperlakukan surat perintah ICC sebagai perintah pengadilan internasional yang mengikat dan siap melaksanakan penangkapan jika Netanyahu memasuki wilayah Kanada.
Latar Belakang Surat Perintah Penangkapan ICC
Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk PM Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Tuduhan yang diajukan meliputi kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama konflik di Gaza.
Kewajiban Hukum Kanada Sebagai Anggota ICC
Sebagai salah satu penandatangan Statuta Roma yang membentuk ICC, Kanada secara hukum diwajibkan untuk melaksanakan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh pengadilan internasional tersebut. Keputusan ini mencerminkan komitmen Kanada dalam menegakkan hukum internasional dan akuntabilitas global.
Artikel Terkait
Indonesia Duduki Peringkat Kedua Emisi Metana Sektor Energi Fosil di Asia Selatan dan Tenggara
Komisi III DPRD Bone Sidak Perbaikan Dermaga Pelabuhan Bajoe, Progres Capai 30 Persen
Maia Estianty Pamer Momen Mesra dengan Irwan Mussry di Tengah Polemik Ahmad Dhani soal Dugaan KDRT
PDAM Bone Antisipasi Krisis Air Bersih Akibat Musim Kemarau dan Alih Fungsi Lahan