5 Proyek Kereta Cepat Dunia: WHOOSH Paling MAHAL, Tapi Jaraknya Paling PENDEK! Kok Bisa?

- Minggu, 19 Oktober 2025 | 11:00 WIB
5 Proyek Kereta Cepat Dunia: WHOOSH Paling MAHAL, Tapi Jaraknya Paling PENDEK! Kok Bisa?

5 Proyek Kereta Cepat di Dunia: Rute, Jarak, dan Biaya Pembangunan

Kereta cepat menjadi solusi transportasi masa depan yang efisien. Berikut adalah lima proyek kereta cepat terkenal di dunia, termasuk Whoosh dari Indonesia, yang telah beroperasi.

1. WHOOSH - Kereta Cepat Indonesia (Jakarta - Bandung)

Kereta Cepat Whoosh menghubungkan Jakarta dan Bandung dengan jarak tempuh 142 km. Proyek ini menelan biaya pembangunan sekitar 7,3 miliar USD, yang mayoritas dananya berasal dari pinjaman China Development Bank kepada konsorsium PT KCIC.

2. LGV Mediterranee - Kereta Cepat Prancis (Lyon - Marseille)

LGV Mediterranee di Prancis membentang sejauh 216 km, menghubungkan kota Lyon dan Marseille. Biaya konstruksi untuk proyek kereta cepat ini mencapai 4,5 miliar USD.

3. Al Boraq - Kereta Cepat Maroko (Tangier - Casablanca)

Sebagai kereta cepat pertama di Afrika, Al Boraq melayani rute sepanjang 323 km antara Tangier dan Casablanca. Proyek ini dibangun dengan investasi senilai 2,5 miliar USD.

4. Yuksek Hizli Tren - Kereta Cepat Turki (Ankara - Istanbul)

Turki memiliki jalur kereta cepat sepanjang 561 km yang menghubungkan Ankara dan Istanbul. Dengan biaya pembangunan sekitar 2,27 miliar USD, ini adalah salah satu jaringan kereta cepat terpanjang dalam daftar.

5. Kereta Cepat Hangzhou-Wenzhou - China

China, sebagai pemain utama kereta cepat dunia, membangun jalur Hangzhou-Wenzhou sepanjang 277 km. Menariknya, proyek ini hanya membutuhkan biaya 1,3 miliar USD, menunjukkan efisiensi teknologi dan konstruksi yang dimiliki China.

Dari daftar ini, terlihat variasi panjang rute dan biaya investasi proyek kereta cepat di berbagai negara, dengan Kereta Cepat Whoosh Indonesia sebagai yang termahal per kilometer-nya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar