Purbaya Bocorkan Skenario Penangkapan Besar-besaran, Siapa yang Jadi Target?

- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Purbaya Bocorkan Skenario Penangkapan Besar-besaran, Siapa yang Jadi Target?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Tegas Berantas Penyelundupan Rokok, Tekstil, dan Baja

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana penindakan tegas dan penangkapan besar-besaran terhadap pelaku penyelundupan. Kebijakan ini akan dijalankan tanpa kompromi, termasuk terhadap pelaku yang dilindungi pihak berpengaruh.

Dalam pernyataannya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (16/10/2025), Purbaya menegaskan, "Yang suka main selundup, saya tangkap. Saya tidak peduli siapa yang membeking. Di belakang saya kan ada Presiden, jadi semua pasti beres."

Sektor Prioritas Pemberantasan Penyelundupan

Purbaya mengungkapkan tiga sektor yang menjadi fokus utama pemberantasan, yaitu sektor rokok, tekstil, dan baja. Menurutnya, praktik ilegal di ketiga sektor ini telah merugikan penerimaan negara dan melemahkan daya saing industri dalam negeri.

"Saya akan mulai dari rokok, lalu tekstil, kemudian baja, dan berikutnya sektor-sektor lain. Semuanya akan saya kejar satu per satu," tegas Menteri Keuangan.

Dampak Positif bagi Rasio Pajak dan Ekonomi Nasional

Langkah tegas ini dinilai krusial untuk memperkuat rasio pajak Indonesia dan menata ulang struktur ekonomi nasional yang lebih sehat. Purbaya juga membela banyak pegawai Bea dan Cukai yang selama ini takut bertindak karena tekanan dari pihak-pihak kuat.

Ia menginstruksikan bawahannya untuk menegakkan aturan tanpa pandang bulu, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat. "Dirjen Bea Cukai saya pangkatnya bintang tiga. Kalau ada yang lebih tinggi dari itu, ya lapor ke Presiden," ujarnya.

Strategi Pembenahan Ekonomi Jangka Panjang

Pemberantasan penyelundupan ini merupakan bagian integral dari strategi pembenahan ekonomi nasional. Purbaya optimistis kebijakan ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia secara signifikan.

"Kalau langkah-langkah ini dijalankan konsisten, pertumbuhan ekonomi bisa meningkat secara bertahap. Mungkin tahun depan bisa mendekati 6 persen, dan tahun-tahun berikutnya bisa lebih cepat lagi," pungkasnya penuh keyakinan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar