Menurut dr Dafnil, kelainan yang diderita pasien ini tergolong langka, dengan perbandingan 1 banding 5.000 pasien. Kasus ini merupakan yang pertama kali ditanganinya. RSUD Arifin Achmad merupakan satu-satunya rumah sakit di Riau yang memiliki peralatan lengkap untuk menangani kasus seperti ini, dengan seluruh biaya penanganan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Dr Dafnil berpesan kepada masyarakat untuk waspada jika anak perempuan usia 10-14 tahun belum mengalami menstruasi. Jika ditemukan indikasi seperti itu, segera periksakan ke dokter spesialis kandungan untuk memeriksa kemungkinan adanya kelainan pada organ reproduksi. Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula edukasi dan penanganan dapat dilakukan.
Foto: Tim dokter RSUD Arifin Achmad saat melakukan tindakan operasi rekonstruksi pasien yang tidak memiliki rahim dan liang vagina, baru-baru ini. (Humas RSUD Arifin Achmad)
Artikel Terkait
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP
Dendam Berdarah di Palangka Raya: Keponakan Tikam Paman Hingga Tewas
PDIP Gelar Rakernas, Sikap Soal Pilkada Langsung Akan Dituntaskan
Gempa 7,1 SR Guncang Melonguane, Getaran Terasa hingga Ternate