Politikus Partai Demokrat Andi Arief menanggapi aksi penjarahan rumah sejumlah anggota DPR RI buntut gelombang unjuk rasa yang meluas.
Massa diketahui merangsek ke kediaman Eko Patrio, Uya Kuya, dan Ahmad Sahroni setelah muncul kekecewaan terhadap sejumlah pernyataan mereka yang dianggap menyinggung publik.
Menanggapi hal tersebut, Andi Arief menegaskan bahwa sekalipun rakyat memiliki hak menyampaikan aspirasi, tindakan penjarahan tidak bisa dibenarkan.
“Saya memahami semua yang rakyat rasakan, tetapi sesalah-salahnya para anggota DPR maupun tokoh politik bicara, mereka punya hak dilindungi dari penjarahan,” ujarnya lewat akun X miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Senin, 1 September 2025.
Ia mengingatkan kembali fungsi negara sebagaimana tertuang dalam konstitusi. “Bunyi pembukaan UUD: … ‘melindungi seluruh rakyat Indonesia…’,” tegasnya.
Andi menilai protes publik semestinya disalurkan melalui mekanisme demokrasi, bukan dengan merusak atau menjarah. Menurutnya, negara berkewajiban hadir melindungi semua pihak, termasuk para wakil rakyat, dari aksi-aksi anarkis.
Sumber: rmol
Foto: Pantauan Rumah Eko Patrio, Sabtu malam, 30 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)
Artikel Terkait
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka
PSM Makassar Takluk 2-0 dari Bali United Usai Kartu Merah di Babak Pertama
Tabrakan Frontalka Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jalur Kereta Lumpuh Total
Harga Minyak Goreng Meroket, INDEF Ungkap Lonjakan Biaya Plastik Kemasan Ikut Jadi Pemicu