Fenomena hujan jeli yang menggemparkan warga Desa Leayo, Timmilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo kini mendapat klarifikasi.
Video siaran langsung yang menunjukkan kejadian tersebut menjadi viral, mengundang berbagai spekulasi di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak warga terkejut dan berusaha mengumpulkan bulir-bulir jeli yang berjatuhan di jalan setelah hujan reda.
Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 15 Februari 2025. Namun, setelah video tersebut viral, salah satu warga desa Leayo, Santi Malahedi, akhirnya memberikan penjelasan terkait fenomena yang membuat heboh tersebut.
Melalui akun Facebook-nya, Santi mengakui bahwa ada kekeliruan dalam penyebaran informasi tersebut. "Saya minta maaf atas siaran langsung saya semalam yang membuat gaduh tentang hujan jelly," tulisnya pada 17 Februari 2025.
Ia menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk menyebarkan hoaks, melainkan hanya karena rasa kaget setelah menyaksikan kejadian tersebut.
"Awalnya saya juga terkejut, karena setelah hujan, melihat banyak orang mengumpulkan jeli-jeli yang berserakan di jalan depan rumah," cerita Santi.
Karena terkejut, ia pun langsung mengambil ponselnya dan memulai siaran langsung tanpa memikirkan lebih lanjut.
"Beberapa warga juga merasa kaget dan bingung dengan fenomena itu," lanjutnya.
Namun, setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, Santi akhirnya menemukan jawaban yang mengejutkan. Ternyata, "hujan jeli" itu bukan fenomena alam, melainkan hasil dari permainan anak-anak yang sengaja menyebarkan bulir-bulir jeli di jalan.
"Setelah menelusuri lebih lanjut, saya baru mengetahui bahwa itu hanya permainan anak-anak," jelasnya.
Santi pun meminta maaf dan menegaskan bahwa klarifikasi ini ia lakukan setelah mendapat informasi yang jelas mengenai kejadian tersebut.
"Sekali lagi, saya mohon maaf atas berita yang saya sebarkan," ujarnya menutup penjelasannya.
Sebelumnya, Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, juga sempat meragukan adanya hujan jeli tersebut.
"Secara alami, hujan jeli itu tidak mungkin terjadi," kata Ida kepada Disway pada 17 Februari 2025.
Sumber: disway
Foto: Fenomena hujan jeli yang menggemparkan warga Desa Leayo, Timmilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo kini mendapat klarifikasi.--Tangkapan Layar
Artikel Terkait
Megawati Resmikan Institut Pancasila di Tengah Kemeriahan HUT PDIP
Gesekan PSI-Demokrat Terbuka, Ade Armando Tuding Roy Suryo Dijalankan Partai
Kemenkes Buka Pintu Donasi Alkes untuk Korban Bencana Sumatera
KPK Sita Rp 6 Miliar dalam OTT Pajak, Libatkan Perusahaan Tambang