Seorang purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Laut, Laksma TNI (Purn) Moeryono Aladin, secara terbuka menyatakan tidak rela Indonesia dipimpin oleh dinasti Presiden ke-7 Joko Widodo. Ia bahkan mengaku akan menghancurkan dinasti tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Moeryono dalam podcast MADILOG Forum Keadilan TV yang tayang pada Kamis (9/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan adanya pesan dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang disampaikan atas nama Presiden Prabowo Subianto terkait kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Menurut Moeryono, pesan tersebut agar tidak mengkriminalisasi Roy Suryo dan kawan-kawan.
Moeryono yang menjabat sebagai Juru Bicara Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPPTNI) menegaskan bahwa ijazah yang digunakan Jokowi sejak menjadi wali kota hingga presiden bukanlah ijazah miliknya. Pernyataan ini semakin memanaskan polemik yang sudah lama bergulir di publik.
Artikel Terkait
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kuasa Hukum Minta Dakwaan Jaksa Dinyatakan Tak Dapat Diterima
Jokowi Pastikan Hadir Langsung di Sidang Dokter Tifa, Akan Bawa Ijazah SD hingga S1
Safari Politik Jokowi: Pembangunan sebagai Modal Politik
Roy Suryo Perluas Target: Tak Hanya Ijazah Jokowi, Juga Ijazah Anak yang Disebut Fufufafa