Serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran pada Kamis (9/7/2026) pagi waktu setempat menghancurkan sebuah jembatan kereta api strategis di Iran utara yang menghubungkan negara itu dengan China dan Rusia. Jembatan Ogtay Khan di Provinsi Golestan menjadi sasaran rudal jelajah AS, menurut laporan kantor berita Fars.
Jembatan tersebut merupakan titik penting di koridor kereta yang menghubungkan China, Turkmenistan, dan Iran. Akibat serangan itu, otoritas Iran menangguhkan perjalanan kereta di rute yang melayani koneksi Teheran dengan Mashhad.
Perusahaan kereta api pemerintah mengirim petugas ke lokasi untuk memperbaiki jembatan. Sementara itu, penumpang yang telantar diangkut melalui jalan darat menuju Mashhad, tempat pemakaman jenazah mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada hari yang sama.
Komando Pusat AS (Centcom) sebelumnya menyatakan bahwa serangan kedua terhadap Iran ini bertujuan melemahkan kemampuan Teheran dalam mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS-Israel dengan Target Infrastruktur
Netanyahu: Perang Iran Belum Berakhir, Tantangan Baru Menanti
AS Hentikan Serangan ke Iran, Beri Ruang Diplomasi
AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Buka Peluang Diplomasi