Amerika Serikat menangguhkan serangan terhadap Iran di tengah upaya diplomasi yang berlangsung di balik layar untuk meredakan ketegangan yang kembali memanas. Langkah ini diambil untuk menghindari eskalasi lebih lanjut, menurut sejumlah pejabat Washington yang dikutip CNN.
Washington dan Teheran kembali saling serang sejak Selasa (7/7) hingga Kamis (9/7) waktu setempat. Kedua negara saling melontarkan tuduhan melanggar kesepakatan gencatan senjata. Presiden Donald Trump bahkan mengumumkan bahwa gencatan senjata itu telah berakhir.
Menurut laporan CNN yang mengutip pejabat AS, penghentian serangan itu dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi diplomasi untuk berproses. Namun, Washington tetap memegang daftar target serangan sebagai alat tawar-menawar dengan Teheran.
Sejumlah pejabat AS mengatakan bahwa persiapan untuk potensi serangan terbaru masih dilakukan, jika diperlukan. Meski demikian, otoritas Washington saat ini memprioritaskan jalur diplomasi.
Sebelumnya pada Jumat (10/7), di atas kapal induk AS USS Abraham Lincoln di Laut Arab, para awak penerbangan dilaporkan telah melengkapi jet-jet tempur dengan persenjataan. Sementara para pilot menjalani latihan untuk bersiap menghadapi kemungkinan misi serangan terbaru.
Artikel Terkait
Iran Siap Perang atau Damai, Tergantung Arah Diplomasi
Serangan AS ke Iran Kembali Gagal, Trump Akhirnya Hentikan Operasi
Iran: AS Terjebak dalam Perang yang Mereka Mulai Sendiri
IRGC Cegat Enam Kapal di Selat Hormuz, Kapal Tanker Meledak Kena Ranjau