Anggita Ayu Mahanani Hanifah (16) berhasil menembus seleksi ketat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional. Siswi SMA Negeri 1 Bantul itu menjadi salah satu dari dua perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan bertugas di Istana Negara.
Perjalanan Anggita menuju Paskibraka nasional tidak singkat. Ia melewati seleksi berjenjang selama tiga bulan, dari Maret hingga Juni. Dimulai dari seleksi di sekolah, ia terpilih dari anggota pleton inti untuk maju ke tingkat kabupaten. "Alhamdulillah saya terpilih untuk maju seleksi ke provinsi, dan alhamdulillah lagi saya terpilih untuk maju ke seleksi tingkat pusat perwakilan DIY," ujarnya saat ditemui usai berpamitan dengan Wakil Gubernur DIY di Kompleks Kepatihan, Kamis (9/7).
Bagi Anggita, menjadi anggota Paskibraka nasional adalah cita-cita sejak kecil. "Memang cita-cita saya dari kecil," katanya. Selain mengejar mimpi, ia ingin membanggakan kedua orang tuanya. "Saya dari kecil suka baris-berbaris. Jadi saya ingin mentok yang tinggi sekalian saja, yaitu menjadi anggota Paskibraka," tambahnya.
Setelah lulus SMA, Anggita bercita-cita menjadi taruni Akademi Militer. Ia berharap prestasi di Paskibraka dapat membuka jalan menuju mimpinya tersebut. "(Cita-cita) saya Taruni Militer," katanya.
Anggita akan berangkat ke Jakarta pada 14 Juli mendatang untuk menjalani karantina dan pembekalan. Ia telah mempersiapkan fisik, mental, dan terus berdoa. "Apa pun posisinya, intinya saya ingin membawa nama baik Daerah Istimewa Yogyakarta," ujarnya. Ia mengaku akan tampil maksimal di posisi apa pun yang dipercayakan, meski merasa senang jika mendapat kesempatan membawa baki Sang Saka Merah Putih.
Selain Anggita, DIY juga mengirimkan Ahmad Raditya (16), siswa SMA Penerbangan AAG Adisutjipto Sleman. Raditya juga telah mempersiapkan diri dengan mempelajari materi, rutin berolahraga, dan menyiapkan perlengkapan. Pemuda yang bercita-cita berkuliah di Universitas Pertahanan ini akan menjalani proses yang sama di Jakarta.
Artikel Terkait
Sultan HB X Kembali Bertugas Usai Medical Check-up, Bantah Kabar Sakit
Pemerintah DIY Dorong Seluruh Calon Haji Gunakan E-Paspor