Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir akan bergabung dalam delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani dalam kunjungan resmi ke Iran. Delegasi dijadwalkan menghadiri rangkaian penghormatan bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di kota Mashhad, sekaligus menggelar pertemuan bilateral dengan pemerintah Iran.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan hal itu dalam press briefing di kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/7). "Dalam kunjungan ini juga akan turut serta dari PBNU dan juga Muhammadiyah bersama-sama dengan Pak Menlu RI dan Ketua MPR," ujarnya.
Keberangkatan Tetap Sesuai Jadwal
Yvonne memastikan keberangkatan delegasi Indonesia tetap berjalan sesuai jadwal meski sebagian wilayah udara Iran masih ditutup akibat situasi keamanan di kawasan. "Sampai saat ini yang dapat kami sampaikan bahwa kunjungan Menlu RI ke Iran on schedule. Beliau akan berangkat malam ini," katanya. Ia menambahkan, Kemlu terus berkoordinasi dengan KBRI di Teheran, termasuk Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, untuk memantau perkembangan situasi di lapangan.
Agenda Pertemuan Bilateral
Selain menghadiri penghormatan bagi Ali Khamenei, Menlu Sugiono dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu Iran pada Jumat (10/7) guna memperkuat hubungan kedua negara. "Pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Republik Indonesia dengan Menlu Iran diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran, memperdalam kerja sama di berbagai bidang prioritas, serta mempercepat koordinasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan regional dan global," kata Yvonne.
Sementara itu, Ketua MPR Ahmad Muzani akan bertemu dengan Ketua Parlemen Iran untuk memperkuat kerja sama antarlembaga legislatif kedua negara. Menanggapi pertanyaan mengenai keikutsertaan Ketua MPR, PBNU, dan Muhammadiyah dalam delegasi, Yvonne menegaskan rombongan tersebut mewakili bangsa Indonesia. "Yang dapat saya sampaikan adalah ini perwakilan bangsa Indonesia mengunjungi negara sahabat. Dan ini semakin mencerminkan eratnya hubungan kedua negara yaitu Indonesia dan Iran dan kembali lagi menegaskan konsistensi prinsip politik luar negeri kita yang bebas aktif," ujarnya.
Usai pertemuan bilateral dengan Iran, Sugiono akan melanjutkan agenda ke Bangkok untuk menghadiri pertemuan informal para Menteri Luar Negeri ASEAN yang membahas perkembangan situasi di Myanmar pada Minggu (12/7) mendatang.
Artikel Terkait
Trump Bantah Transit di Inggris Terkait Ancaman, Iran Peringatkan Konsekuensi Serangan
Jenazah Ayatollah Ali Khamenei Tiba di Mashhad, Ribuan Pelayat Antre
Serangan AS Hari Kedua di Iran Tewaskan 14 Orang, Puluhan Lainnya Luka
Prancis Tuding Iran Picu Serangan AS dengan Langgar Gencatan Senjata