Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Tatar Sunda menuai tanggapan dari Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. Ia menilai usulan yang disampaikan DPRD Jawa Barat itu masih sebatas wacana dan berpotensi menimbulkan pro-kontra di masyarakat.
Cucun mengingatkan agar pemerintah daerah lebih memprioritaskan pembangunan daerah ketimbang mengganti nama provinsi. "Ya itu kan wacana usulan dari teman-teman DPRD Jawa Barat. Itu kan pasti akan terjadi pro-kontra, ya. Itu dilempar ke publik sekarang menjadi polemik," kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7).
Ia menekankan pentingnya fokus pada kerja nyata. "Ya saya berharap justru lebih fokus ke kerja, lah ya, ke kerja membangun daerah. Jadi, jangan sampai hal-hal misalkan yang terkait tadi harus disampaikan kalau misalkan punya tujuan-tujuan tertentu mengubah nama provinsi ini publikasinya harus jelas. Tapi untuk sampai saat ini, itu kan baru hanya wacana dilempar dari teman-teman DPRD di Komisi A-nya itu," lanjutnya.
Menurut Cucun, jika ada tujuan tertentu di balik usulan tersebut, DPRD Jawa Barat perlu memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat. Publik harus mendapat edukasi mengenai alasan, tujuan, dan manfaat dari perubahan nama provinsi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. "Ya, makanya ke publiknya kan harus edukasi. Tujuan dan segala macamnya apa nanti biar publik paham," ujarnya.
Cucun menilai masih banyak persoalan lain yang lebih penting untuk menjadi perhatian dibanding perubahan nama provinsi. "Ya kalau menurut saya sih justru lebih fokus bagaimana pembangunan di setiap provinsi itu," pungkasnya.
Artikel Terkait
Wagub Jabar Ungkap Banyak ASN Terjerat Judi Online, Transaksi Capai Rp 800 Juta
Wakil Ketua DPR Desak Kepastian Status PPPK Paruh Waktu Sebelum September
Pemerintah Evaluasi Merger Sekolah Dasar Sebelum Rekrutmen Guru Baru
Pemprov Jabar Perangi LGBT, Koordinasi dengan Forkopimda