Belajar tak melulu harus duduk diam di kelas. Bagi anak-anak, pengalaman bermain dan menjelajahi lingkungan baru justru bisa membuat proses memahami materi terasa lebih menyenangkan dan mudah diingat. Konsep inilah yang diusung Jogja English Training Centre (JET Centre/JETC) dalam acara Open House Around The World, Sabtu (4/7).
Sebanyak 50 peserta anak-anak usia 6–12 tahun bersama orang tua diajak belajar bahasa Inggris melalui simulasi perjalanan ke empat negara. Mereka tak sekadar menerima materi satu arah, melainkan mengunjungi empat activity post yang masing-masing merepresentasikan satu negara. Di setiap pos, anak-anak mengikuti permainan dan tantangan interaktif yang mendorong mereka menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam suasana bak berwisata ke berbagai belahan dunia.
Ketua Pelaksana Open House Around The World, Shafira Ramadhina Putri, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan metode pembelajaran bahasa Inggris yang aktif, komunikatif, dan menyenangkan kepada masyarakat. "Melalui Open House 'Around The World', JETC berharap dapat memperkenalkan metode pembelajaran bahasa Inggris yang aktif, komunikatif, dan menyenangkan kepada masyarakat," ujarnya dalam rilis yang diterima, Rabu (8/7).
JETC juga menyebut kegiatan ini menjadi ruang bagi keluarga untuk belajar bersama. "Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama melalui aktivitas edukatif yang mempererat interaksi antara orang tua dan anak," kata Shafira.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Anak-anak bersemangat menyelesaikan setiap permainan, sementara orang tua turut mendampingi dan menikmati berbagai aktivitas. "Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari mengikuti tantangan di setiap pos hingga menyelesaikan seluruh rangkaian aktivitas yang telah disiapkan," ujar Shafira.
Tak hanya menyajikan kegiatan bagi anak-anak, JETC juga berkolaborasi dengan Puskesmas Gondokusuman II yang menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi para orang tua. Silol turut mendukung kenyamanan peserta dengan menyediakan berbagai menu selama kegiatan berlangsung.
JETC berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang belajar yang inspiratif sekaligus memberikan pengalaman positif bagi anak-anak dan keluarga di Yogyakarta.
Artikel Terkait
Becak Pustaka: Perjuangan Sutopo Menebar Literasi di Yogyakarta
Dua Pemotor Gebrak Mobil Gegara Diklakson, Minta Maaf Usai Viral
Kunjungan Presiden Prabowo dan PM India ke Candi Prambanan, 2.690 Personel Dikerahkan
PM India Narendra Modi Kunjungi Indonesia, Teken Kerja Sama Restorasi Candi Prambanan