PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang sebagai Tuan Rumah Muktamar ke-35

- Kamis, 09 Juli 2026 | 11:30 WIB
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang sebagai Tuan Rumah Muktamar ke-35

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Forum tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia itu dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah PBNU yang digelar di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (7/7). Penetapan ini mengakhiri proses panjang yang sempat menyita perhatian publik karena dinamika yang terjadi.

"Akhirnya rapat gabungan PBNU menetapkan Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, yang didirikan oleh Kiai Wahab Chasbullah sebagai tempat tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU)," ujar Ketua Panitia OC Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dalam keterangan yang dikutip dari Antara, Kamis (9/7).

Gus Ipul mengatakan penetapan lokasi dan waktu pelaksanaan muktamar menjadi kabar yang patut disyukuri. Ia pun mengajak seluruh pengurus cabang NU yang akan menjadi peserta untuk mulai mempersiapkan diri dan menyukseskan penyelenggaraan forum tersebut.

"Kepada seluruh wilayah pengurus cabang sebagai peserta muktamar untuk bersiap dan sekaligus mensukseskan muktamar ini dengan kebersamaan, dengan kegembiraan dan menghasilkan satu keputusan-keputusan yang terbaik untuk pemahaman jamiyah masa-masa yang akan datang," kata Gus Ipul.

Usai penetapan, panitia akan segera berkoordinasi dengan PWNU Jawa Timur, PCNU Jombang, serta jajaran Pondok Pesantren Tambakberas untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan. Menurut Gus Ipul, persiapan akan difokuskan pada penyediaan akomodasi, sarana dan prasarana, ruang sidang komisi, hingga transportasi bagi para peserta.

"Tentu yang paling utama adalah akomodasi, kemudian sarana dan prasarana yang dibutuhkan baik itu untuk akomodasi peserta untuk tempat-tempat sidang-sidang komisi dan juga transportasi yang dibutuhkan," tutup Gus Ipul.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags