PBNU Akan Putuskan Lokasi Muktamar ke-35 pada Selasa Sore

- Senin, 06 Juli 2026 | 19:24 WIB
PBNU Akan Putuskan Lokasi Muktamar ke-35 pada Selasa Sore

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, KH Imron Rosyadi Hamid atau Gus Imron, memastikan lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU akan diputuskan pada Selasa (7/7) sore dalam rapat PBNU. Keputusan ini diambil setelah proses survei ke sejumlah pondok pesantren calon tuan rumah selesai dilakukan.

“Untuk tempat akan diputuskan besok sore dalam rapat PBNU,” ujar Gus Imron saat dikonfirmasi, Senin (6/7).

Menurut Gus Imron, Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) saat ini masih mengumpulkan seluruh laporan dari tim survei sebelum keputusan final diambil. “Survei ke berbagai pesantren sudah dilakukan. Laporan dari berbagai tim survei sedang dalam tahap collecting data oleh SC dan OC,” ungkapnya.

Ia menegaskan, keputusan mengenai pondok pesantren yang akan menjadi tuan rumah baru akan ditetapkan setelah seluruh hasil survei dipelajari dalam rapat PBNU. “Tetapi penentuan pesantren mana yang akan dipilih sebagai Tuan rumah Muktamar NU ke-35 akan diputuskan besok,” tuturnya.

Sebelumnya, Sidang Pleno III Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur sempat diwarnai ketegangan saat membahas lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35. Perdebatan di antara peserta forum berlangsung cukup sengit hingga memicu adu mulut dan saling tunjuk di hadapan para kiai sepuh.

Ketegangan bermula ketika forum membahas rekomendasi Komisi Organisasi yang mengusulkan lima daerah sebagai calon tuan rumah, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sumatera Barat. Sejumlah peserta kemudian menyampaikan interupsi setelah muncul penyebutan Jawa Timur sebagai lokasi Muktamar. Mereka menilai penetapan lokasi seharusnya tidak dilakukan dalam sidang tersebut.

Karena perdebatan itu, forum akhirnya hanya memutuskan tanggal pelaksanaan Muktamar ke-35, yaitu 1-5 Agustus 2026, sementara tempat akan disampaikan kemudian.

PBNU pun mulai mematangkan persiapan dengan meninjau sejumlah calon lokasi. Salah satu daerah yang diusulkan menjadi tuan rumah adalah Cirebon, Jawa Barat. Tim Panitia Muktamar ke-35 NU melakukan survei ke tiga pondok pesantren di Kabupaten Cirebon, yakni Pondok Buntet Pesantren, Pondok Pesantren Kempek, dan Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, pada Sabtu (4/7).

Survei tersebut diikuti Katib Syuriyah PBNU Abu Yazid Al-Busthami, Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Amir Ma’ruf, Bendahara PBNU Nuruzzaman, serta staf PBNU Qonitatul Ulya. Rombongan turut didampingi Ketua PWNU Jawa Barat Juhadi Muhammad, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon Wawan Arwani, dan Ketua PCNU Kabupaten Cirebon Aziz Hakim Syaerozi.

Usai meninjau Pondok Buntet Pesantren, Abu Yazid menilai fasilitas yang tersedia telah memenuhi kebutuhan dasar penyelenggaraan muktamar. “Insyaallah, ini memenuhi,” kata Yazid. Meski demikian, ia menegaskan hasil survei tersebut belum menjadi penentu lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags