PT AMA menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pilot mereka, Capt. Nicholas F. Gosselin, dalam serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Kamis (3/7). Jasad Gosselin telah dievakuasi oleh TNI.
"Kami keluarga besar PT AMA sangat merasa kehilangan dan terpukul atas kejadian yang menimpa kami," demikian keterangan PT AMA dalam akun Instagram-nya, dikutip Jumat (3/7). "Kami kehilangan pesawat kami, terlebih kami sangat kehilangan teman, sahabat, Pilot kami Capt. Nicholas F. Gosselin yang turut menjadi korban atas kejadian tersebut," tambahnya.
PT AMA berterima kasih atas pengabdian Gosselin. Perusahaan juga turut mendoakan korban maupun keluarga yang ditinggalkan. "Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian, dedikasi komitmen dan pelayanan di Tanah Papua dan PT AMA," ujarnya. "Kami juga mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan, kiranya Tuhan memberi kekuatan dan memberkati," tambah keterangan itu.
Sebelumnya, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan serangan KKB itu menewaskan sang pilot, Nicholas F. Gosselin. Namun tujuh penumpang lainnya selamat. Pelaku juga membakar pesawat di Bandara Ipdeheik. "Tujuh penumpang yang seluruhnya merupakan Orang Asli Papua (OAP) dilaporkan selamat dan dalam kondisi aman," kata Tri dalam keterangannya, Jumat (3/7).
Menurut Tri, kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak diduga menjadi dalang penyerangan yang berujung pada pembunuhan pilot serta pembakaran pesawat. "Berdasarkan informasi awal yang diterima aparat keamanan, pembunuhan terhadap pilot serta pembakaran pesawat PT AMA Air dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak," jelasnya.
Artikel Terkait
Wamendagri Kecam Pembakaran Pesawat Perintis di Yahukimo, Pilot Tewas
Jenazah Pilot AS Nicholas Goselin Dievakuasi dari Yahukimo ke Timika
Pesawat Perintis Dibakar di Yahukimo, Pilot Tewas
Pesawat AMA Dibakar KKB di Yahukimo, Evakuasi Terhambat Medan Ekstrem