Timnas Indonesia Targetkan Gelar Perdana di ASEAN Championship 2026

- Jumat, 03 Juli 2026 | 20:30 WIB
Timnas Indonesia Targetkan Gelar Perdana di ASEAN Championship 2026

Timnas Indonesia memasuki ASEAN Championship 2026 dengan target yang jelas: mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara pertama di ajang sepak bola paling bergengsi Asia Tenggara. Turnamen yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus ini juga menjadi debut pelatih anyar, John Herdman, yang ditunjuk PSSI untuk melanjutkan pengembangan Skuad Garuda.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan pihaknya tidak sependapat dengan anggapan sebagian warganet yang menyebut Piala AFF hanya sebagai "Piala Ciki" atau turnamen kelas dua. Menurutnya, selama Indonesia belum pernah mengangkat trofi, turnamen tersebut tetap memiliki nilai prestisius.

"Saya tidak sependapat kalau AFF ini dianggap turnamen ecek-ecek atau kalau netizen menyebutnya Piala Ciki. Saya tidak sependapat. Kenapa? Karena sampai dengan saat ini timnas kita belum bisa mendapatkan trofi juara," kata Sumardji kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Sejak pertama kali digelar pada 1996, Indonesia memang belum pernah keluar sebagai juara. Prestasi terbaik Garuda adalah enam kali menjadi runner-up, yakni pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020. Catatan tersebut membuat PSSI menjadikan edisi 2026 sebagai momentum untuk memutus kutukan sekaligus mengukir sejarah baru.

"Maka dengan adanya anggapan seperti itu, kami di PSSI tertantang agar momentum 2026 ini bisa dimanfaatkan untuk meraih juara. Kami menganggap AFF adalah event yang sangat bergengsi di Asia Tenggara," ujar Sumardji.

"Momentumnya tepat. Kenapa tidak kita manfaatkan dan kita buktikan bahwa kita mampu mendapatkannya? Ini bagian dari mengukir sejarah agar impian menjadi juara AFF pada 2026 bisa terwujud," lanjutnya.

Optimisme tersebut tidak lepas dari kualitas skuad yang kini dimiliki Timnas Indonesia. PSSI memastikan John Herdman akan memiliki banyak pilihan pemain, termasuk para pemain diaspora dan naturalisasi yang telah menjadi bagian penting skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, sejumlah pemain lokal yang tampil konsisten di Super League juga diproyeksikan menjadi tulang punggung tim pada turnamen nanti. Meski demikian, komposisi akhir skuad masih akan ditentukan oleh tim pelatih berdasarkan kondisi fisik, performa, serta kebutuhan taktik selama pemusatan latihan.

"Kenapa kami optimistis? Karena didukung tim kepelatihan yang menurut kami sangat baik, kompeten, dan konsisten. Selain itu, kami juga memiliki banyak pemain berkualitas, termasuk pemain diaspora yang kini bermain di kompetisi Indonesia," kata Sumardji.

Ia menegaskan PSSI akan memberikan dukungan penuh kepada tim pelatih agar seluruh program persiapan berjalan sesuai rencana. "Tugas kami di PSSI adalah mendukung dan menyiapkan segala kebutuhan tim pelatih agar persiapan berjalan maksimal. Harapannya tentu target menjadi juara bisa tercapai," pungkasnya.

Pada ASEAN Championship 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Skuad Garuda dijadwalkan memulai pemusatan latihan di Bali pada 5 Juli sebelum melakoni laga perdana menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari pada 27 Juli 2026. Dengan kombinasi pemain berpengalaman, talenta muda, serta potensi kehadiran para pemain naturalisasi yang selama ini menjadi andalan di Kualifikasi Piala Dunia, Indonesia memiliki modal kuat untuk mengakhiri penantian panjang dan membawa pulang trofi ASEAN Championship untuk pertama kalinya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags