Sebuah tempat biliar di Jalan Kolonel Sugiyono, Kota Yogyakarta, ludes dilalap api pada Jumat (3/7) pagi. Vrama Billiard & Cafe terbakar hebat, memaksa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) setempat mengerahkan delapan unit mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah.
Kepala Damkarmat Kota Yogyakarta Taokhid mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 08.15 WIB. Petugas yang tiba di lokasi mendapati api sudah membesar dan asap pekat membumbung tinggi. "Kami langsung meluncur ke lokasi ini ternyata api memang sudah membesar dan asap juga cukup pekat," ujarnya di lokasi kejadian.
Asap tebal dan kobaran api yang besar sempat menyulitkan petugas mengidentifikasi titik api. Material di dalam bangunan yang mudah terbakar memperparah situasi. "Sekitar satu jam pengendalian apinya dan ini masih proses penyisiran untuk memastikan tidak ada bara api yang tertinggal karena bisa berpotensi kebakaran lagi," kata Taokhid.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu penyelidikan lebih lanjut. "Kemungkinan korsleting listrik, tapi kita juga belum bisa memastikan karena bukan kewenangan kita untuk memastikan. Yang terbakar sekitar 65 persen, terutama lantai dua yang areanya cukup luas," jelasnya.
Berawal dari Dapur
Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani HS menuturkan, api pertama kali diketahui seorang pekerja di bagian dapur. "Saksi menghidupkan lampu di ruang kitchen atau dapur, mendengar suara kretek-kretek, dan setelah dicari sumber suara berasal dari bagian panggung yang terbakar," kata Dani.
Pekerja itu segera mengajak rekannya memadamkan api, namun kobaran terus membesar. Mereka pun meminta bantuan warga, pemadam kebakaran, dan kepolisian. "Delapan mobil damkar diterjunkan dalam pemadaman kebakaran tersebut. Api sudah berhasil dipadamkan dan lokasi kejadian dalam proses pendinginan," ujarnya.
Berdasarkan data kepolisian, area yang terbakar meliputi ruang resepsionis, restoran, panggung beserta perlengkapan band, hingga 36 meja biliar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. "Korban jiwa tidak ada," kata Dani.
Artikel Terkait
Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Berlangsung, Petugas Kerahkan Helikopter Water Bombing
Pemerintah dan DPR Dukung Usulan Penguatan Dana Keistimewaan Yogyakarta
KLH Terjunkan Tim ke TPA Jatiwaringin, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya
Brimob Kerahkan Water Cannon Padamkan Kebakaran Dua Kios di Ciputat