BPSDM Bantah Paksaan dalam Pelatihan Bela Negara untuk Calon Manajer Kopdes Merah Putih

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:36 WIB
BPSDM Bantah Paksaan dalam Pelatihan Bela Negara untuk Calon Manajer Kopdes Merah Putih

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Mayjen TNI Ketut Gede Wetan menegaskan bahwa keikutsertaan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dalam pelatihan dasar kemiliteran bersifat sukarela. Para peserta, menurut dia, sudah mengetahui sejak awal bahwa latihan bela negara dan manajerial menjadi salah satu tahapan yang harus dijalani.

“Perlu kami sampaikan pula bahwa peserta SPPI yang mengikuti program ini bukan karena pemaksaan. Sejak proses rekrutmen dan seleksi, para peserta telah mengetahui bahwa salah satu tahapan program adalah mengikuti pembentukan karakter melalui Latihan Bela Negara dan Manajerial,” kata Ketut dalam jumpa pers di Kantor Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6).

Ketut menambahkan, kegiatan tersebut tidak bertujuan mencetak peserta menjadi prajurit, melainkan membentuk karakter yang disiplin dan profesional. “Perlu kami tegaskan bahwa kegiatan ini bukan bertujuan membentuk peserta menjadi prajurit atau anggota militer. Latihan Bela Negara dan Manajerial ini diarahkan untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, kerja sama, tanggung jawab, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tekanan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa penyelenggaraan latihan tetap mempertimbangkan latar belakang peserta sebagai warga sipil. “Penyelenggaraan Latihan Bela Negara dan Manajerial ini disusun secara terukur dengan memperhatikan latar belakang peserta sebagai masyarakat sipil. Kegiatan ini tidak disamakan dengan pendidikan militer prajurit. Melainkan pada pembentukan mental, karakter, tanggung jawab, daya juang, kerja sama tim, dan kemampuan memecahkan masalah,” tuturnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags