Gubernur Sulsel Tinjau Banjir di Bone, Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Pemulihan

- Minggu, 10 Mei 2026 | 15:00 WIB
Gubernur Sulsel Tinjau Banjir di Bone, Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Pemulihan

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turun langsung meninjau lokasi banjir di Kabupaten Bone sekaligus menyerahkan bantuan darurat kepada warga yang terdampak bencana. Penyerahan bantuan itu berlangsung di Posko Utama Kelurahan Panyula pada Sabtu, 9 Mei 2026, sebagai respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang melanda wilayah tersebut.

Banjir menerjang sejumlah kawasan di Bone setelah hujan lebat mengguyur daerah itu sejak Kamis malam, 7 Mei 2026. Tiga kecamatan tercatat mengalami dampak paling parah, yaitu Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat. Genangan air mulai meluas sejak Jumat pagi, 8 Mei 2026, merendam kelurahan seperti Panyula, Biru, Masumpu, Toro, hingga Bajoe di Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Dalam kunjungan lapangan yang didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasludin, Gubernur menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah ini.

“Hari ini kita melihat langsung lokasi bencana banjir dan juga tentu menyampaikan duka mendalam kepada dua korban jiwa sekaligus memberikan bantuan santunan dukungan untuk meringankan beban keluarga korban,” ujar Andi Sudirman.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak hanya menyalurkan bantuan sosial berupa 500 paket sembako dan santunan, tetapi juga mengalokasikan dana kedaruratan senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bone. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi penanganan pascabencana dan proses pemulihan wilayah yang terdampak.

“Kemudian kami juga memberikan bantuan kedaruratan kepada Pemkab Bone senilai Rp1 miliar untuk tanggap bencana karena ada beberapa kecamatan bekas banjir terutama bagian recovery,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan saling menguatkan dalam menghadapi musibah tersebut. Ia berharap warga dapat bersabar dan mengambil hikmah dari peristiwa ini.

“Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan saling mendoakan, bahwa dari lokasi bencana tetap sabar mudah-mudahan ada hikmah dari musibah ini,” tutupnya.

Banjir yang melanda Bone kali ini mengakibatkan dua korban jiwa, yakni seorang perempuan lanjut usia dan seorang anak laki-laki berusia enam tahun. Berdasarkan data sementara, sebanyak 67 warga telah dievakuasi dari tujuh titik terdampak di Kota Watampone, meliputi Kelurahan Panyula, Biru, Masumpu, Toro, Bajoe, Jalan Sambaloge Baru, dan Jalan Yos Sudarso.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar