Legenda PSM Syamsuddin Umar Khawatirkan Ancaman Degradasi Klub

- Jumat, 10 April 2026 | 15:00 WIB
Legenda PSM Syamsuddin Umar Khawatirkan Ancaman Degradasi Klub

Kondisi PSM Makassar saat ini benar-benar memprihatinkan. Begitulah penilaian Syamsuddin Umar, sosok legenda di klub itu yang pernah menjadi pemain sekaligus pelatih. Menurutnya, Juku Eja sedang berada di posisi kritis dan harus berjuang mati-matian untuk menjauh dari jurang degradasi.

Bicara dari kediamannya di Jalan Skarda, Makassar, Jumat lalu, Syamsuddin menekankan satu hal: PSM belum punya catatan terdegradasi dari liga top Indonesia. "Ini kondisi yang memprihatinkan, jalan keluar harus segera ditemukan," ujarnya.

Nada suaranya terdengar khawatir. Bagaimana tidak? Dari 26 laga yang sudah dijalani, timnya cuma menang 5 kali. Hasil imbang 10, kalah 11. Koleksi 25 poin itu cuma cukup untuk menduduki peringkat ke-13 klasemen sementara Liga 1 BRI.

Di sisi lain, laga tandang melawan PSIM Mataram sore nanti adalah kesempatan emas. Syamsuddin berharap timnya berjuang keras meraih kemenangan dan menambah tiga poin penting. Setiap angka sangat berharga di tengah keterpurukan seperti sekarang.

"Pemain PSM itu profesional, punya skill, jiwa kompetitif tinggi. Mereka hasil seleksi ketat," katanya.

Tapi dia mengingatkan, ada tanggung jawab lebih yang harus dipikul. "Mereka wajib jaga nama baik PSM. Klub ini adalah pemersatu, kebanggaan, sekaligus harga diri masyarakat Sulsel," tegas pelatih yang pernah membawa PSM juara liga perserikatan 1992-1993 itu.

Memang, persaingan di papan bawah Liga 1 begitu sengit. PSM harus berjibaku dengan sesama klub yang juga terancam, seperti Persijap Jepara, Persis Solo, dan Madura United. Semuanya berjuang untuk naik peringkat dan menghindari zona merah.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar