Ucapnya usai menghadiri acara jalan santai dalam rangkaian Hari Jadi Bone ke-696, Minggu lalu. Suasana saat itu riuh, penuh semangat.
Di sisi lain, ekspor perdana ini diharapkan bisa membuka lebih banyak peluang. Pasar baru bagi produk pertanian kita, dan yang tak kalah penting, meningkatkan taraf hidup para petani di akar rumput. Pemerintah terlihat optimis. Mereka yakin tren baik ini bukan sekadar euforia sesaat, melainkan bisa dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya.
Target ke depan sudah jelas: volume ekspor dinaikkan dan jangkauan pasar diperluas. Ambisinya, Indonesia ingin jadi pemain yang diperhitungkan di peta perdagangan beras global. Sebuah langkah awal yang menjanjikan, meski jalan masih panjang. Semua mata kini tertuju, apakah momentum ini bisa benar-benar dipertahankan.
Artikel Terkait
Tokoh Madura Islah Bahrawi: Teror Aktivis Tamparan Keras bagi Demokrasi
Mentan Amran Beri Bantuan Langsung Rp20 Juta ke Pedagang Kerupuk di Bone
JK Bantah Tudingan Danai Upaya Persoalkan Ijazah Jokowi, Akan Laporkan ke Bareskrim
Presiden Prabowo Kecam Serangan ke Pasukan Perdamaian di Lebanon, 3 Prajurit TNI Gugur