Kejutan besar terjadi di La Liga Sabtu malam kemarin. Real Madrid, tim papan atas yang sedang berburu gelar, tumbang di markas Mallorca dengan skor 2-1. Gol penentu justru datang di detik-detik paling dramatis, saat peluit akhir pertandingan hampir saja dibunyikan.
Pertandingan pekan ke-30 itu benar-benar berjalan alot. Mallorca, didukung penuh suporter kandang, tampil nekat sejak awal. Mereka menekan tanpa henti, memanfaatkan celah di lini belakang Madrid yang terlihat goyah. Tekanan itu akhirnya berbuah manis menjelang turun minum.
Di menit ke-41, Manu Morlanes berhasil merobak gawang Los Blancos. Upan matang dari Pablo Maffeo diselesaikannya dengan sempurna, membawa keunggulan 1-0 yang bertahan hingga jeda.
Madrid Berusaha Bangkit
Memasuki babak kedua, wajah permainan berubah. Carlo Ancelotti pasti memberi wejangan keras di ruang ganti. Madrid bangkit, mendominasi penguasaan bola dan mulai melancarkan serangan demi serangan. Namun begitu, upaya mereka kerap mentah di depan kotak penalti Mallorca yang bertahan mati-matian.
Nyaris saja pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis tuan rumah. Tapi Madrid punya nyawa panjang. Di menit ke-88, dari sebuah situasi bola mati, Éder Militão muncul. Kepalanya yang keras menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Stadion sempat hening sejenak, sementara para pemain Madrid berhamburan merayakannya. Momentum sepenuhnya ada di tangan mereka.
Drama di Detik Penentu
Tapi sepak bola memang tak pernah bisa ditebak. Saat semua orang mengira laga akan berakhir imbang, Mallorca menyiapkan kejutan paling pahit untuk sang raksasa.
Artikel Terkait
Tokoh Madura Islah Bahrawi: Teror Aktivis Tamparan Keras bagi Demokrasi
Mentan Amran Beri Bantuan Langsung Rp20 Juta ke Pedagang Kerupuk di Bone
JK Bantah Tudingan Danai Upaya Persoalkan Ijazah Jokowi, Akan Laporkan ke Bareskrim
Presiden Prabowo Kecam Serangan ke Pasukan Perdamaian di Lebanon, 3 Prajurit TNI Gugur