Operasi pencarian di Sungai Kalimborang, Kabupaten Maros, akhirnya berakhir dengan kabar yang memilukan. Setelah berhari-hari berjuang melawan arus dan medan yang berat, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban wisatawan yang terseret air. Sayangnya, keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Semua ini berawal dari sebuah hari Minggu yang kelam, tanggal 29 Maret lalu. Siang itu, dua pemuda, Muhammad Fajrin dan Ica, sedang menikmati alam di Dusun Bahagia, Kecamatan Tompobulu. Tiba-tiba, debit air dari hulu melonjak drastis. Arus yang ganas pun menyambar dan menyergap mereka.
Pencarian kemudian digelar tanpa henti. Pada hari kedua, sekitar pukul 12 siang, tim berhasil menemukan jasad Muhammad Fajrin yang berusia 20 tahun. Lokasinya sekitar 4 kilometer dari titik tempat ia hilang. Evakuasi pun segera dilakukan, dan jenazahnya dibawa ke Puskesmas Tompobulu.
Namun begitu, pencarian belum usai. Ica, sang sahabat, masih belum ditemukan. Medan sungai yang terjal dan arus yang terus deras membuat pekerjaan tim sangat sulit. Barulah di hari ketiga, harapan yang tertahan itu pupus. Jasad Ica (20) ditemukan terdampar di sela-sela bebatuan sungai, jauh sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian awal.
Artikel Terkait
Malaysia dan Filipina Gagal Lolos, Empat Wakil ASEAN Siap Berlaga di Piala Asia 2027
Kebakaran Ruko di Wamena Tewaskan 11 Orang, Termasuk Balita 2 Tahun
Dua Jembatan di Bondowoso Ambles Diterjang Hujan Deras
Siswi SMP di Maros Jadi Korban Grooming dan Pemerkosaan di Makassar