Presiden Iran Siap Hentikan Perang dengan Syarat Jaminan Tak Ada Agresi Lagi

- Rabu, 01 April 2026 | 01:45 WIB
Presiden Iran Siap Hentikan Perang dengan Syarat Jaminan Tak Ada Agresi Lagi

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya punya kemauan untuk menghentikan perang dengan Israel dan Amerika Serikat. Tapi, ada satu syarat besar: mereka butuh jaminan bahwa konflik ini tidak akan terulang lagi di masa depan.

Dalam percakapan telepon dengan presiden Dewan Eropa, Pezeshkian menegaskan hal itu. Pernyataannya langsung disiarkan oleh kantornya, Rabu (1/4/2026).

"Kami punya kemauan untuk mengakhiri ini semua. Asalkan, tentu, syarat-syarat penting terpenuhi. Yang utama adalah jaminan agar agresi tidak terjadi lagi,"

Ucapannya itu sekaligus mengulangi tuntutan utama Teheran, seperti dilaporkan AFP.

Menanggapi rencana AS yang terdiri dari 15 poin untuk gencatan senjata pekan lalu, Iran tak tinggal diam. Mereka mengajukan balasan berupa usulan lima poin. Intinya sama: menyerukan pengakhiran segala bentuk "agresi".

Nah, yang menarik, media Iran melaporkan satu tuntutan konkret. Mereka ingin ada mekanisme khusus yang dibentuk. Tujuannya jelas: memastikan Israel maupun AS tidak akan kembali memulai peperangan.

"Solusi untuk menormalkan keadaan sebenarnya sederhana: hentikan saja serangan agresif mereka,"

tambah Pezeshkian.

Perang ini sendiri pecah bukan tanpa sebab. Awalnya, pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan bertubi-tubi ke Iran. Serangan itu bahkan menewaskan pemimpin tertinggi negara tersebut.

Iran pun tak terima. Balasan datang tak lama kemudian, berupa gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar sejumlah lokasi di kawasan. Situasinya jadi makin panas dan rumit sejak saat itu.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar