Pemkot Salatiga Galakkan Jumat Bebas Kendaraan untuk Hemat Energi

- Rabu, 01 April 2026 | 01:45 WIB
Pemkot Salatiga Galakkan Jumat Bebas Kendaraan untuk Hemat Energi

Pemerintah Kota Salatiga punya cara unik untuk menghemat energi setiap Jumat. Mereka meluncurkan gerakan Jumat Bebas Kendaraan Bermotor. Ini bukan sekadar imbauan biasa, tapi upaya konkret untuk menekan pemakaian BBM, sambil tetap menjaga layanan publik berjalan seperti biasa.

Kalau di tempat lain mungkin memilih sistem kerja dari rumah atau WFH, Pemkot Salatiga justru mengambil jalan berbeda. Semua pegawai, baik ASN maupun swasta, tetap diharapkan datang ke kantor. Hanya saja, mereka diminta untuk meninggalkan kendaraan pribadi di rumah. Gantinya? Pakai transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Nah, untuk pelaksanaannya, aturannya cukup sederhana. Bagi yang rumahnya dekat dengan kantor, disarankan untuk jalan kaki atau naik sepeda. Sementara pegawai yang tinggalnya jauh, diharapkan beralih ke angkutan umum. Selain untuk efisiensi, langkah ini sekaligus ingin menghidupkan kembali sektor transportasi publik di kota itu.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menegaskan hal ini.

"Hari Jumat ini semua ASN bahkan semua pegawai swasta pun kita imbau tidak menggunakan mobil ke kantor. Yang dekat bisa jalan kaki atau bersepeda, yang agak jauh pergunakanlah transportasi umum," ujarnya.

Manfaatnya ternyata ganda. Selain jelas menghemat bahan bakar, gerakan ini juga mendorong kebiasaan baik. Dengan berjalan kaki, otomatis ada olahraga ringan yang bisa dilakukan. Hal ini sejalan dengan program Gubernur yang ingin membudayakan hidup sehat di kalangan masyarakat.

Namun begitu, komitmen mereka tak berhenti di situ. Upaya efisiensi energi di Salatiga ternyata lebih luas. Pemerintah setempat juga mulai menggalakkan pemakaian energi alternatif. Misalnya, dengan memasang panel tenaga surya di beberapa kantor pelayanan. Targetnya jelas: memangkas pemakaian listrik di instansi pemerintah secara signifikan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar