Pemerintah Kota Salatiga punya cara unik untuk menghemat energi setiap Jumat. Mereka meluncurkan gerakan Jumat Bebas Kendaraan Bermotor. Ini bukan sekadar imbauan biasa, tapi upaya konkret untuk menekan pemakaian BBM, sambil tetap menjaga layanan publik berjalan seperti biasa.
Kalau di tempat lain mungkin memilih sistem kerja dari rumah atau WFH, Pemkot Salatiga justru mengambil jalan berbeda. Semua pegawai, baik ASN maupun swasta, tetap diharapkan datang ke kantor. Hanya saja, mereka diminta untuk meninggalkan kendaraan pribadi di rumah. Gantinya? Pakai transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Nah, untuk pelaksanaannya, aturannya cukup sederhana. Bagi yang rumahnya dekat dengan kantor, disarankan untuk jalan kaki atau naik sepeda. Sementara pegawai yang tinggalnya jauh, diharapkan beralih ke angkutan umum. Selain untuk efisiensi, langkah ini sekaligus ingin menghidupkan kembali sektor transportasi publik di kota itu.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menegaskan hal ini.
Artikel Terkait
Kemnaker Tegaskan Aturan Kerja di Hari Libur dan Hak Upah Lembur Pekerja
Netanyahu Tegaskan Perang dengan Iran Berlanjut, Abaikan Sinyal Damai dari Teheran
UNTR Gelar Buyback Saham Senilai Rp 2 Triliun untuk Dukung Stabilitas Pasar
Impack Pratama Lampaui Target, Laba Bersih Naik 15% di Tengah Tantangan Global