Namun begitu, tantangan itu justru memicu reaksi yang lebih keras. Adrin, yang disebutkan bekerja di sebuah bengkel, tidak terima. Dia malah mengambil parang dari tempat kerjanya. Kejar-kejaran pun tak terhindarkan di lorong yang sama. Korban sempat ditebas beberapa kali, tapi berhasil menghindar. Sampai akhirnya, nasib berkata lain.
Usai melakukan penyerangan, Adrin kabur. Dia masuk dalam daftar buronan polisi. Tapi pelariannya tidak bertahan lama. Setelah lebih dari sepekan melakukan penyelidikan, tim gabungan dari Opsnal Polsek Mamajang dan Bantis Subden Gegana Satbrimob Polda Sulsel akhirnya menangkapnya.
Lokasi penangkapannya di Jalan Rappocini, Makassar, pada Senin malam. Operasi itu sekaligus mengakhiri pencarian terhadap pelaku yang telah buron sejak kejadian nahas tersebut.
Di sisi lain, insiden ini kembali menyoroti betapa konflik antar-tetangga, yang seringkali dipicu hal sepele, bisa meledak menjadi tragedi berdarah. Rekaman CCTV yang viral itu menjadi bukti bisu yang sulit disangkal.
Artikel Terkait
Bupati Bone Resmikan Satuan Pelayanan Gizi, Wajibkan Bahan Pangan dari Petani Lokal
Sopir Truk Tewas Tertabrak Tronton Saat Kendaraannya Mogok di Jalur Lingkar Lamongan
Kasus Penyiran Andrie Yunus: Berkas Perkara Diserahkan ke Puspom TNI
Kasus Dugaan Penjualan Anak di Makassar Berakhir Damai, Pasangan Suami-Istri Bercerai