Lantas, bagaimana awal mula hubungan mereka?
Ceritanya berawal dari sebuah panggilan telepon yang salah sambung. Korban awalnya berniat menghubungi anak dari JR. Tapi yang mengangkat telepon justru si pelaku sendiri. Dari percakapan biasa, komunikasi mereka terus berlanjut. JR kemudian membuka identitas aslinya dan hubungan pun terjalin.
Dalam pemeriksaan, JR mengaku telah berhubungan badan dengan korban. Bukan cuma sekali. "Pelaku mengakui sudah lima kali melakukan hubungan badan selama korban di rumahnya," beber Hamka.
Pertemuan pertama mereka terjadi di kawasan CPI Makassar. Saat itu, JR sempat berniat mengantarkan korban pulang. Namun, karena korban menolak, niat baik itu berubah jadi kesempatan. Pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk membawa korban ke rumahnya.
Di sanalah aksi pemerkosaan pertama kali terjadi.
Kasus ini masih terus diselidiki. Polisi mendalami setiap detail untuk memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.
Artikel Terkait
Siswi 15 Tahun di Makassar Jadi Korban Pemerkosaan oleh Pria Dewasa yang Dikenal sebagai Kekasih
Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka, Pengamat Desak Penelusuran ke Oknum Aparat
Amran Sulaiman Ungkap Doa di Istiqlal dan Proyek Masjid 20 Ribu Jemaah di Makassar
Sistem Satu Arah Cipali Picu Macet Parah 3 Km di Pantura Cirebon